Universitas Udayana Lantik 213 Pejabat Baru PTN-BH

  • 01 Okt 2026 21:19 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Rektor Universitas Udayana melantik 213 pejabat dalam struktur organisasi baru sebagai bagian dari transformasi UNUD menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), Kamis 1 Oktober 2026.

‎Pelantikan berlangsung di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Jimbaran. Sebanyak 213 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya dalam struktur organisasi baru Universitas Udayana sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penguatan tata kelola dalam masa transisi menuju PTN-BH.

‎Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., mengatakan perubahan status tersebut memberikan ruang otonomi yang lebih luas bagi universitas dalam mengembangkan tata kelola, meningkatkan kualitas akademik, memperkuat riset dan inovasi, serta memperluas kolaborasi nasional maupun internasional.

‎“Transformasi kelembagaan harus berjalan seiring dengan transformasi pola pikir, budaya kerja, dan kualitas kepemimpinan di seluruh lini organisasi. Kita tidak cukup hanya berubah secara struktural, tetapi harus bertumbuh secara substantif,” ujar Prof Sudarsana.

‎Dalam konferensi pers, Prof Sudarsana menyampaikan sejumlah agenda yang tengah diperkuat Unud, di antaranya integrasi sistem teknologi informasi melalui satu data Unud, transformasi digital, manajemen risiko, akuntabilitas, penjaminan mutu, serta pengembangan inovasi dan hilirisasi riset.

‎Di bidang riset, UNUD memiliki 1.647 dosen yang dapat melaksanakan penelitian. Pada 2026, sejumlah hasil riset telah memasuki tahap hilirisasi, termasuk produk makanan, wellness, kesehatan, skincare, serta keyboard berbahasa Bali. Penguatan hilirisasi akan dilakukan melalui inkubator bisnis dan kolaborasi dengan dunia industri serta pelaku usaha.

‎Prof Sudarsana juga menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik harus menjalankan jabatan sebagai amanah dengan mengutamakan integritas, profesionalisme, kolaborasi, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan.

‎“Jabatan yang saudara emban merupakan amanah, bukan sekadar kedudukan. Jabatan adalah ruang pengabdian, ruang untuk menghadirkan perubahan, dan kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi institusi,” tegas Prof Sudarsana.

‎Transformasi Unud sebagai PTN-BH tetap diarahkan berpijak pada identitas Bali, termasuk nilai budaya, kearifan lokal, dan filosofi Tri Hita Karana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....