PLN Siapkan Infrastruktur Battery Swap, Lima Kendaraan Listrik Diuji Coba
- 01 Okt 2026 14:59 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Klungkung – Pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kabupaten Klungkung memasuki tahap uji coba. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali bersama sejumlah mitra menyiapkan infrastruktur Battery Swap System atau sistem penukaran baterai di lima lokasi strategis di wilayah tersebut.
Proyek percontohan itu dijadwalkan mulai beroperasi pada Oktober 2026 dengan mengoperasikan lima kendaraan listrik roda tiga untuk berbagai fungsi khusus. Pengembangan selanjutnya ditargetkan meluas pada 2027 dengan lebih dari 30 kendaraan listrik di Bali.
Kolaborasi pengembangan infrastruktur tersebut melibatkan PLN UID Bali, PT INAKO Kreta Udhaya, Korea Smart E-Mobility Association (KEMA), dan Korea Automotive Technology Institute (KATECH). Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung, Rabu 30 September 2026.
General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan, PLN akan mendukung kebutuhan kelistrikan dan penyambungan daya untuk pemasangan serta pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai tersebut. “Melalui ruang lingkup kerja sama ini, PLN UID Bali berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terbaik, khususnya dalam hal kebutuhan listrik dan penyambungan daya yang diperlukan. Infrastruktur ini nantinya akan menopang pemasangan dan pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai (Battery Swap System) di lima lokasi strategis di Kabupaten Klungkung,” ujar Ajrun.
Dukungan kelistrikan di lapangan akan dilaksanakan PLN UP3 Bali Timur melalui ULP Klungkung. PLN memberikan pelayanan sesuai kebutuhan daya dan ketentuan yang berlaku, sedangkan INAKO, KEMA, dan KATECH menyiapkan perizinan serta kebutuhan penyambungan daya. Kendaraan listrik yang dikembangkan tidak hanya ditujukan untuk mobilitas umum.
Sejumlah kendaraan dirancang untuk kebutuhan khusus, seperti pengangkutan sampah, kendaraan pendingin, pengangkutan barang, hingga kendaraan pertanian untuk pengangkutan dan penyemprotan. Bupati Klungkung I Made Satria, S.H. menyambut pengembangan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Nusa Penida sebagai green island pada 2030.
| Baca juga: PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional |
“Jika menjadi green island, Nusa Penida akan menjadi destinasi wisata yang lebih berkelas. Dan ini terus kami siapkan secara bertahap hingga nanti bisa tercapai sepenuhnya pada 2030,” ujar Satria.
Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik juga diharapkan mendukung konsep pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal. Selain pembangunan infrastruktur, kerja sama tersebut mencakup pengujian kesesuaian dan kualitas sistem penukaran baterai di lapangan, termasuk pemanfaatan serta pemantauan data penggunaan.
Para pihak juga dapat menindaklanjuti kerja sama melalui perjanjian kerja sama sesuai kebutuhan. Kolaborasi PLN dan mitra dari Indonesia serta Korea Selatan ini menjadi langkah awal pengembangan ekosistem mobilitas listrik terintegrasi di Klungkung.
Dukungan infrastruktur kelistrikan, teknologi, dan kerja sama lintas negara diharapkan mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata dan ekonomi hijau di Bali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....