Pasca-Blokade Ketapang, Pelabuhan Gilimanuk Kembali Lengang

  • 30 Sep 2026 07:36 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Situasi arus lalu lintas dan aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dipastikan telah kembali normal dan terurai pasca-kelumpuhan akibat aksi blokade para sopir truk angkutan barang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu 26 September 2026 lalu. Aksi penutupan akses di Pelabuhan Ketapang sebelumnya sempat memicu efek domino yang parah di Selat Bali, hingga menyebabkan kemacetan dan penumpukan kendaraan dari arah Gilimanuk yang mengular sepanjang 7 hingga 10 kilometer.

Namun, pergerakan armada kapal penyeberangan sejak Minggu 27 September 2026 berhasil mengurai kepadatan secara bertahap. Pantauan di lokasi pada hari ini menunjukkan seluruh jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk kini bersih dari kemacetan.

Areal parkir siap muat hingga Terminal Manuver Gilimanuk yang sebelumnya padat merayap pun tampak lengang. Seluruh kendaraan, baik truk kargo, bus penumpang, maupun kendaraan pribadi, telah terangkut kapal menuju Pelabuhan Ketapang.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, mengatakan bahwa ekor antrean kendaraan sudah tidak terlihat sejak Senin 28 September 2026 pagi hari. "Hari ini, seperti yang nampak dari tadi pagi sejak pukul 08.00 WITA, untuk antrean maupun ekor antrean baik kendaraan kargo, bus, dan kendaraan kecil lainnya sudah tidak terjadi lagi. Di Terminal Manuver Gilimanuk sangat landai hingga pukul 14.00 WITA. Aktivitas kembali lancar, tidak ada kepadatan dan penumpukan kendaraan, serta bongkar muat kapal sesuai jadwal aturan dari BPTD," ujar AKP Gusti Alit, ditemui langsung di Gilimanuk, Senin siang.

Kelancaran arus penyeberangan ini didukung optimalisasi armada kapal. Berdasarkan data dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP/KUPP) Kelas II Gilimanuk, sebanyak 28 unit kapal dioperasikan secara maksimal untuk melayani skema penyeberangan Lintas Gilimanuk–Ketapang guna memastikan seluruh sisa antrean kendaraan teratasi sepenuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....