Sampah Kemasan di Denpasar Disulap Jadi Fasilitas Publik
- 28 Sep 2026 13:29 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Sampah kemasan plastik pascakonsumsi yang selama ini sulit didaur ulang mulai diolah menjadi fasilitas publik di Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar menggandeng Bali Waste Cycle (BWC) dengan dukungan Pepsico untuk mengubah sampah kemasan menjadi produk bernilai guna, termasuk papan multifungsi dan papan petunjuk ramah lingkungan.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan melalui program tersebut, sampah plastik pascakonsumsi, termasuk jenis multi-layer plastic yang memiliki tantangan dalam proses daur ulang, diolah menjadi berbagai produk yang dapat digunakan kembali. Salah satu hasilnya berupa papan multifungsi dan signpost yang digunakan sebagai fasilitas di ruang publik.
Produk hasil pengolahan sampah tersebut juga diserahkan kepada Pemkot Denpasar, mulai dari papan nama hingga kaki palsu. Ia mengatakan pemanfaatan produk daur ulang sebagai fasilitas publik memberikan manfaat ganda.
Selain mendukung kebersihan dan estetika ruang publik, fasilitas tersebut menjadi sarana edukasi agar masyarakat melihat langsung bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. "Ketika masyarakat melihat sendiri sampah kemasan bisa diolah menjadi fasilitas publik hingga kaki palsu, ini menjadi edukasi yang baik. Ke depan, pemanfaatannya akan terus kami dorong, termasuk untuk bangku taman dan fasilitas publik lainnya," ujar Arya Wibawa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....