Bupati Sanjaya Dorong Penguatan PAD Wujudkan Kemandirian Fiskal Tabanan

  • 20 Sep 2026 11:29 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, TabananMemperkuat kemandirian fiskal daerah terus didorong Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui penguatan sinergi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri Sosialisasi Optimalisasi Sinergi Pendapatan Asli Daerah guna Mewujudkan Kemandirian Fiskal Kabupaten Tabanan di Ruang Rapat Jayaning Singasana, Sabtu 19 September 2026. Sosialisasi ini digelar sebagai langkah strategis dalam menghadapi dinamika kebijakan pusat, termasuk efisiensi dana transfer, yang menuntut pemerintah daerah untuk semakin kreatif, inovatif, dan terukur dalam menggali potensi penerimaan lokal.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tabanan berupaya membedah potensi daerah, menyelaraskan persepsi terkait aspek hukum dan teknis, serta memperkuat sinergi antar pengelola pendapatan daerah. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Direktur Pembiayaan Perumahan Perdesaan pada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang sebelumnya bertugas di Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Raden An'an Andri Hikmat, S.R.A.P., M.M.

Bupati Tabanan I I Komang Gede Sanjaya mengatakan, ketersediaan pendanaan merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pencapaian visi-misi Kabupaten Tabanan. Namun, dinamika kebijakan efisiensi dana transfer pusat menuntut seluruh daerah untuk bertransformasi dan semakin berdikari. “Kemandirian fiskal bukan sekadar indikator angka-angka statistik di atas kertas APBD, tetapi lebih dari itu merupakan wujud kedaulatan daerah dalam menentukan arah pembangunannya sendiri,” tegasnya.

Bupati Sanjaya menekankan, semakin tinggi derajat kemandirian fiskal akan memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi pemerintah daerah dalam merancang program yang berpihak kepada masyarakat. Karena itu, PAD diharapkan dapat menjadi tulang punggung stabilitas dan kemandirian pembiayaan daerah.

Bupati Sanjaya juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk meninggalkan mental ego sektoral, membangun kolaborasi, serta memiliki kepekaan terhadap potensi pendapatan di masing-masing sektor. Ia juga menegaskan peningkatan PAD bukan semata-mata menjadi tugas satu perangkat daerah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Tabanan sesuai dengan perannya masing-masing.

“Jangan hanya pandai mengusulkan anggaran belanja, tetapi harus kreatif dan inovatif dalam menggali serta meningkatkan potensi pendapatan di sektor masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan, Ni Wayan Mariati menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi perangkat daerah dalam mengakselerasi pengelolaan pendapatan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi kebijakan dan regulasi, inventarisasi kendala pengelolaan pendapatan, serta langkah konkret dan berkelanjutan dalam pemutakhiran data, penggalian potensi, penagihan, dan pengawasan.

“Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong transformasi tata kelola dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi penerimaan daerah serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam akselerasi penerimaan daerah,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....