DPRD Denpasar Setujui Perubahan APBD, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp3,26T
- 18 Sep 2026 13:00 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari Rp3,26 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai lebih dari Rp3,90 triliun.
Persetujuan tersebut disampaikan seluruh fraksi DPRD Kota Denpasar dalam Sidang Paripurna ke-16 Masa Persidangan III di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis 17 September 2026. Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede.
Dengan perubahan tersebut, APBD Kota Denpasar 2026 diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp644,73 miliar. Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan daerah. Seluruh fraksi menyatakan menerima dan menyetujui penetapan Ranperda Perubahan APBD 2026, dengan sejumlah catatan dan masukan kepada Pemerintah Kota Denpasar.
Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicaranya, I Ketut Sudana, mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengoptimalkan potensi retribusi daerah yang dinilai masih belum tergarap secara maksimal. Sementara itu, Fraksi Partai Golkar melalui I Wayan Duaja memberikan apresiasi terhadap kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dalam merealisasikan target pendapatan daerah.
Hingga semester I 2026, capaian pendapatan disebut telah melampaui 50 persen dari target. Fraksi PSI-NasDem yang disampaikan Agus Wirajaya menilai Ranperda Perubahan APBD 2026 telah disusun secara cermat dan inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan Kota Denpasar.
Adapun Fraksi PDI Perjuangan melalui I Ketut Suteja Kumara juga menyatakan persetujuan. Fraksi tersebut mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar, khususnya OPD penghasil, atas rancangan peningkatan target APBD 2026. “Harapan kami, dengan meningkatnya pendapatan daerah, diharapkan juga dapat mempercepat pemerataan pembangunan di Kota Denpasar, memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Suteja Kumara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....