Warga Denpasar Laporkan Penemuan Merak Hijau, BKSDA Bali Langsung Evakuasi

  • 17 Sep 2026 06:51 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali mengevakuasi seekor Merak hijau (Pavo muticus) yang ditemukan di halaman rumah warga di Jalan Tukad Citarum, Denpasar. Satwa dilindungi tersebut dilaporkan warga setelah berada di lokasi sejak 10 September 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Wildlife Rescue Unit (WRU) bersama Resor Badung-Denpasar-Tabanan langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi. Merak hijau kemudian dibawa ke Kantor BKSDA Bali untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan rehabilitasi.

Petugas BKSDA Bali, I Nyoman Alit Suardana, mengatakan Merak hijau merupakan satwa dilindungi yang keberadaannya perlu dijaga karena populasinya di alam menghadapi ancaman kepunahan. “Termasuk spesies yang terancam punah. Oleh karena itu, kelestariannya tetap harus dijaga agar keseimbangan ekosistem tetap terpelihara dengan baik sehingga populasinya di alam dapat terjaga dan lestari,” jelasnya.

BKSDA Bali selanjutnya akan melakukan rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan terhadap satwa tersebut. Apabila dinyatakan dalam kondisi layak, Merak hijau akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya. Sebagai bentuk apresiasi, BKSDA Bali juga memberikan piagam penghargaan kepada Ni Wayan Sara Saraswati yang telah melaporkan dan menyerahkan satwa tersebut secara sukarela.

Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, mengajak masyarakat aktif melaporkan setiap temuan satwa liar yang membutuhkan penanganan. “Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pelestarian satwa di Bali. Apabila masyarakat menemukan satwa liar yang terluka, dalam kondisi terancam, masuk ke permukiman, atau berada di lokasi yang tidak semestinya, segera menghubungi Call Center WRU Balai KSDA Bali,” ungkapnya.

Masyarakat dapat menghubungi Call Center WRU BKSDA Bali di nomor 085333774587 atau (0361) 720063.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....