Ny. Putri Koster Dorong Perajin Bali Kreatif

  • 03 Sep 2026 15:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong para perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali untuk terus berkreasi dan mengembangkan karya yang memiliki karakter kuat. Kreativitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk Bali, namun tetap harus menjunjung tinggi orisinalitas.

Pesan itu disampaikan Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu 2 September 2026. Menurut Ny. Putri Koster, Bali memiliki kekayaan seni, budaya, serta warisan leluhur yang sangat potensial untuk terus digali dan dikembangkan menjadi karya kreatif bernilai ekonomi.

Kekayaan tersebut harus menjadi kekuatan bagi para pelaku IKM untuk menghasilkan produk yang memiliki identitas sekaligus mampu bersaing di pasar. “Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” tegas Ny. Putri Koster.

Ia menekankan, kreativitas perajin tidak semestinya dilakukan dengan menjiplak atau meniru karya pihak lain. Sebaliknya, para perajin didorong menggali kekayaan budaya Bali untuk melahirkan inovasi yang autentik dan memiliki ciri khas tersendiri.

Dalam persiapan Pameran Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster meminta 23 IKM asal Bali yang akan berpartisipasi agar mempersiapkan karya terbaik. Produk yang dibawa juga harus dipilih secara cermat dan disesuaikan dengan karakter pameran serta lokasi penyelenggaraan.

Ia juga meminta agar para peserta dikelompokkan berdasarkan jenis kerajinan. Penataan tersebut dinilai penting agar produk yang ditampilkan terlihat lebih rapi dan terorganisasi, sekaligus memudahkan pengunjung menemukan produk sesuai minatnya.

“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ungkapnya.

Pameran Kriyanusa 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Sebanyak 23 IKM asal Bali akan ambil bagian dengan membawa beragam produk kerajinan unggulan.

Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis bagi perajin dan pelaku IKM Bali untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar nasional, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus memperkuat posisi kerajinan Bali di tengah persaingan industri kreatif. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menjelaskan produk yang ditampilkan dalam Pameran Kriyanusa merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai estetika dan budaya.

Produk tersebut mengandung unsur tradisi sekaligus mencerminkan kearifan lokal Bali. Sejumlah produk yang akan ditampilkan antara lain kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit.

Pemilihan produk tersebut diharapkan mampu merepresentasikan kekayaan kriya Bali secara lebih luas. Di sisi lain, keikutsertaan dalam pameran juga menjadi ruang bagi para perajin untuk menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan warisan tradisional menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing.

Dengan mengedepankan orisinalitas, karakter lokal, dan inovasi, kriya Bali diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan akar tradisinya, tetapi juga semakin adaptif terhadap perkembangan selera dan kebutuhan pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....