Program Makan Bergizi Gratis di Bali Tunjukkan Penyempurnaan Signifikan

  • 01 Sep 2026 14:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pasca menghadapi berbagai kendala operasional menyangkut masalah kebersihan hingga isu anggaran, program Makan Bergizi Gratis akhirnya menunjukkan progress penyempunaan yang signifikan. Dengan evaluasi ketat, Pemerintah melakukan berbagai pembenahan untuk menjaga kualitas dan ketepatan sasaran dari program yang muaranya untuk mewujudkan generasi emas dan berkualitas tersebut.

Praktisi Pendidikan yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pendidikan Nasional Dr. Ni Wayan Widhiastini saat dikonfirmasi RRI.CO.ID di Denpasar mengatakan, Pemerintah telah menunjukkan komitmen untuk keberlanjutan program MBG yang diimbangi dengan berbagai pembenahan – pembenahan terutama menyangkut tata kelola yang memastikan seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Jika terdapat Dapur MBG yang tidak memenuhi standar kelayakan otomatis ditutup permanen, langkah ini juga patut diapresiasi.

Widhiastini mengungkapkan, Badan Gizi Nasional dari segi regulasi juga telah melakukan berbagai perbaikan sebagai wujud dari evaluasi implementasi program Makan Bergizi Gratis. “Program Makan Bergizi Gratis di Bali menunjukkan progress penyempunaan yang signifikan. Berbagai perbaikan tata kelola telah dilakukan untuk memastikan anak – anak Indonesia mendapatkan makanan bernutrisi yang menjadi pondasi mewujudkan Generasi Emas 2045,” ujarnya.

Sementara, Koordinator Regional Badan Gizi Nasional – BGN Provinsi Bali Risca Christina mengatakan, program pemenuhan gizi melalui Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu konsen Pemerintah untuk memastikan Sumber Daya Manusia Indonesia berkualitas dan berdaya saing. Ia menekankan, langkah perbaikan yang dilakukan menunjukkan pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan tidak sekedar program semata.

“BGN terus melakukan penyempurnaan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal khususnya anak-anak usia sekolah, ibu hamil dan lansia. Khusus untuk Dapur MBG juga wajib memenuhi standar kelayakan, jika tidak otomatis akan ditutup,” tuturnya.

Program Makan Bergizi Gratis yang digulirkan sejak 6 Januari 2025 menjadi salah satu strategi pemerintah berinvestasi pada sumber daya manusia mewujudkan Generasi Emas dan berkualitas. Hingga akhir Agustus 2026, program ini tercatat telah menjangkau lebih dari 62 juta penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekolah dan kelompok rentan. Pemerintah menargetkan seluruh pembenahan manajemen komprehensif rampung sebelum target evaluasi besar pada Oktober 2026.

Pemerintah memastikan Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan langkah strategis memastikan generasi bangsa mendapatkan nutrisi yang optimal, yang menjadi fondasi utama dalam persaingan global menuju tahun 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....