Wamenkes Puji Layanan Pustu Dauh Puri dan Inovasi Damakesmas Denpasar
- 31 Agt 2026 07:01 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI) dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, memuji kualitas pelayanan Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri, Denpasar. Ia menilai fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut memiliki layanan yang lengkap dan standar pelayanan yang baik.
Pujian itu disampaikan Benjamin saat melakukan kunjungan kerja ke Pustu Dauh Puri, yang merupakan wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat 28 Agustus 2026 lalu. Benjamin meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Pustu Dauh Puri, di antaranya ruang kesehatan gigi dan mulut, ruang kesehatan ibu dan keluarga berencana (KB), kelas ibu hamil, ruang kesehatan anak dan imunisasi, serta ruang Damakesmas.
"Lewat perbincangan saya dengan Bapak Wali Kota, saya mengetahui bahwa angka stunting di Bali merupakan salah satu yang terendah di Indonesia, yakni sekitar 8,2 persen, sementara angka nasional masih berada di 19,8 persen. Karena itu, saya datang ke sini untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana di Bali bisa mencapai angka tersebut, serta strategi apa yang telah dilakukan sehingga nantinya dapat dibagikan dan diterapkan di daerah lain," kata Benjamin.
Menurut Benjamin, capaian tersebut menunjukkan berbagai program dan intervensi yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat telah memberikan hasil yang sangat baik. Ia juga menyoroti inovasi pelayanan kesehatan Pemerintah Kota Denpasar, khususnya layanan Damakesmas yang telah berjalan lebih dari tujuh tahun dan didukung Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam.
"Hal lain yang menurut saya sangat menakjubkan adalah Kota Denpasar memiliki sebuah terobosan yang sudah berjalan selama lebih dari tujuh tahun, yaitu Damakesmas. Terlebih lagi, layanan ini didukung dengan Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam," ujarnya.
Benjamin menilai inovasi tersebut tidak hanya menunjukkan kreativitas pemerintah daerah, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Menurutnya, model pelayanan seperti itu layak dipelajari dan dikembangkan di daerah lain dengan menyesuaikan karakteristik serta kebutuhan masing-masing wilayah.
"Saya kira, apa yang kita lihat di Denpasar hari ini menjadi contoh bahwa ketika pemerintah memiliki komitmen, inovasi, dan kolaborasi yang kuat bersama masyarakat, maka capaian yang luar biasa dapat diwujudkan. Semoga praktik-praktik baik dari Denpasar ini bisa direplikasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan kunjungan Wamenkes menjadi momentum bagi Pemkot Denpasar untuk memperkenalkan sekaligus berbagi pengalaman mengenai berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang telah diterapkan di Kota Denpasar.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Menteri Kesehatan ke Pustu Dauh Puri. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui penguatan pelayanan kesehatan tingkat pertama," kata Jaya Negara.
Ia mengatakan Pemkot Denpasar terus mendorong penguatan Pustu agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan. "Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang bertukar pengalaman dan masukan. Apa yang sudah baik di Denpasar tentu akan terus kami tingkatkan, dan sebaliknya kami juga terbuka untuk menerima arahan serta kebijakan dari pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di Kota Denpasar semakin baik," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....