Puluhan Gempa Dangkal Guncang Bali Subduksi Indo Australia-Eurasia
- 30 Agt 2026 10:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Puluhan gempabumi kembali mengguncang wilayah Bali dan sekitarnya sepanjang periode minggu ketiga bulan Agustus 2026. Berdasarkan analisis Stasiun Geofisika Denpasar, tercatat 27 Gempabumi terjadi di Bali dan wilayah sekitarnya yang didominasi Gempabumi dangkal.
PMG Ahli Pertama Stasiun Geofisika Denpasar Muhammad Azany Harits, S.Tr Geof kepada RRI.CO.ID di Denpasar membenarkan, puluhan gempa bumi melanda Bali dan wilayah sekitarnya dengan magnitudo yang bervariasi mulai dari 1.2 sampai 3.9. Ia menjelaskan, kejadian gempabumi dengan magnitudo kurang dari 3 tercatat sebanyak 23 kejadian atau 85 persen dari total kejadian gempabumi.
Sedangkan Gempabumi dengan magnitudo 3 hingga kurang dari 5 sebanyak 4 kejadian atau 14 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5. “Stasiun Geofisika Denpasar kembali mencatat puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya. Gempa yang terjadi sepanjang periode minggu ketiga bulan Agustus itu didominasi Gempabumi dangkal,” ujarnya.
Azany Harits mengatakan, berdasarkan kedalaman, gempabumi yang mendominasi merupakan gempabumi dangkal kurang dari 60 km sebanyak 66 persen dari total kejadian gempabumi. “Gempabumi dangkal yang terjadi sebanyak 18 kejadian, terdapat sebanyak 9 kejadian gempabumi dengan kedalaman menengah dari total kejadian gempabumi, dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km.
Sepanjang periode minggu ketiga bulan Agustus 2026, Stasiun Geofisika Denpasar mencatat 18 kejadian gempabumi terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Lombok yang diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia. Serta 9 kejadian gempabumi terjadi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang diperkirakan berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores atau Flores Back Arc Thrust dan aktivitas sesar aktif. Selama periode ini tidak terdapat kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di wilayah Bali dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....