Tujuh Peserta Lolos Seleksi Administrasi PPIH Kesehatan Bali

  • 30 Agt 2026 11:22 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung - Sebanyak tujuh calon peserta seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Tenaga Kesehatan Provinsi Bali dinyatakan lolos seleksi administrasi. Peserta yang lolos berhak mengikuti Computerized Assisted Test atau CAT di BKN Regional X Denpasar, Senin, 31 Agustus 2026.

Hasil tersebut diperoleh setelah Tim Seleksi Daerah Provinsi Bali melakukan verifikasi dan validasi persyaratan administrasi pada Kamis hingga Jumat, 27 hingga 28 Agustus 2026. Proses seleksi administrasi berlangsung di Hotel Royal Regantris Kuta dengan melibatkan unsur Kementerian Haji dan Umrah serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Berdasarkan data pada aplikasi petugas haji, tercatat 32 pendaftar seleksi PPIH Tenaga Kesehatan di Provinsi Bali. Dari jumlah tersebut, 11 orang mendaftar sebagai dokter kloter dan 21 orang sebagai perawat kloter.

Ketua Tim Seleksi yang juga Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali Muhammad Nasihuddin mengatakan, dari 32 pendaftar hanya 17 peserta yang melengkapi dokumen administrasi. Setelah dilakukan verifikasi, sebanyak tujuh peserta dinyatakan memenuhi persyaratan, terdiri dari satu dokter dan enam perawat.

“Menurut aturan, jumlah yang berhak mengikuti CAT adalah tiga kali lipat dari alokasi petugas,” ujar Muhammad Nasihuddin.

Nasihuddin menjelaskan Bali mendapat alokasi dua dokter dan dua perawat untuk PPIH Tenaga Kesehatan. Beberapa peserta tidak lolos administrasi karena pengalaman kerja belum mencapai dua tahun, Surat Izin Praktik tidak sesuai domisili, sertifikat kegawatdaruratan kedaluwarsa, serta ketidaktelitian saat mengunggah dokumen.

Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji H. Masruhan mengatakan peserta yang lolos administrasi akan mengikuti CAT di BKN Regional X Denpasar pada Senin, 31 Agustus 2026. Ujian dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

“Peserta yang dinyatakan lulus harap hadir sejak pukul 07.30 WIB dengan membawa dokumen asli yang diunggah ke aplikasi petugas haji,” kata Masruhan.

Peserta juga akan menjalani proses registrasi, pemberian PIN registrasi, pemeriksaan barang bawaan, dan pemeriksaan fisik sebelum mengikuti ujian. Seleksi diharapkan berlangsung profesional dan transparan dengan peserta diminta mempersiapkan diri sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....