Kasus Positif Rabies Meningkat, Jembrana Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi HPR

  • 28 Agt 2026 19:16 WIB
  •  Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Dinas Pertanian dan Pangan melalui bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) kembali menggelar vaksinasi dan sterilisasi Hewan Penular Rabies (HPR), Jumat 28 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kesari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara ini, sebagai bentuk kontrol populasi HPR sekaligus pencegahan terhadap penyebaran virus rabies.
Pantauan di lokasi, sejak dimulai pada Pukul 8.00 WITA, puluhan warga berdatangan silih berganti, membawa langsung hewan ternak mereka, baik anjing maupun kucing. Tak hanya warga di Kecamatan Negara, sejumlah warga dari Kecamatan Pekutatan dan Melaya juga turut memanfaatkan layanan gratis tersebut.

Kabid Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta saat ditemui RRI di lokasi mengatakan, kegiatan ini berkolaborasi dengan Yayasan Seva Bhuana, sekaligus serangkaian memperingati HUT Kota Negara ke 131 dan HUT Kemerdekaan ke-81.
"Tujuannya untuk menekan populasi anjing yang ada di Kabupaten Jembrana, sekaligus mencegah penyebaran rabies," ujarnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, sebanyak 68 ekor HPR, baik anjing maupun kucing berhasil disterilisasi. Sedangkan hasil vaksinasi HPR, hingga Pukul 12.00 WITA, tercatat mencapai 25 ekor. Jumlah ini dipastikan bertambah, mengingat kegiatan dilaksanakan hingga sore Pukul 15.00 WITA.
Sugiarta menyebut, kasus gigitan positif rabies hingga Bulan Agustus 2026 sebanyak 71 kasus. Jumlah ini mengalami peningkatan 7 kasus, dari bulan Juli lalu sebanyak 64 kasus gigitan positif rabies. Di sisi lain, cakupan vaksinasi rabies mencapai 76 persen dari jumlah populasi HPR sebanyak 40.400 ekor anjing.
Menurut Sugiarta, capaian cakupan vaksinasi ini, melebihi capai tahun 2025 lalu, yang mencapai 72 persen. Pihaknya optimis hingga Desember 2026 mendatang, cakupan vaksinasi mencapai lebih dari 90 persen.
"Khusus untuk populasi HPR di Kecamatan Negara, tercatat sekitar 9.400 ekor HPR (anjing)," jelasnya.
Pihaknya berharap, melalui vaksinasi dan sterilisasi ini, populasi HPR dapat dikontrol secara berkala dan penyebaran virus rabies mematikan bisa dicegah dan diminimalisir.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....