Solusi Ekonomi Pesisir, HNSI Dorong Optimalisasi Budidaya Laut di Bali

  • 27 Agt 2026 08:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pengembangan sektor budidaya laut dinilai menjadi solusi strategis untuk mendongkrak ekonomi masyarakat pesisir di tengah menurunnya hasil perikanan tangkap. Optimalisasi budidaya berbasis kelestarian lingkungan dapat menjadi tumpuan baru bagi nelayan kecil.

Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Denpasar, I Wayan Suteja, kepada RRI.CO.ID, Jumat, 21 Agustus 2026 menyatakan bahwa pemulihan habitat serta pemanfaatan potensi ruang laut perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah di Bali. “Untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil, pola pendekatan harus mulai diarahkan ke sistem budidaya. Daerah Bali Utara seperti Singaraja sangat potensial untuk pemulihan terumbu karang, sedangkan kawasan Nusa Penida dapat terus dioptimalkan untuk budidaya rumput laut,” tutur Suteja.

Menurut Suteja, keberhasilan alih metode dari perikanan tangkap ke budidaya memerlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah. Pelatihan sumber daya manusia, edukasi teknik penangkapan yang ramah lingkungan, serta keselamatan melaut menjadi fondasi utama yang perlu terus diperkuat.

Di sisi lain, kesadaran swadaya masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir juga terus berkembang melalui pembentukan kelompok pelestari karang laut. Sederet upaya perbaikan ekosistem ini dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa pemenuhan kebutuhan dasar operasional nelayan di lapangan.

“Pemerintah sejauh ini sudah memberikan banyak pelatihan dan pendampingan. Namun, bantuan teknis yang paling mendesak dibutuhkan nelayan saat ini adalah kelengkapan alat tangkap yang memadai serta kemudahan akses ketersediaan bahan bakar bersubsidi,” pungkas Suteja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....