Merawat Harmoni di Tengah Keberagaman, FKUB Gianyar Gelar Dialog Kerukunan

  • 26 Agt 2026 11:38 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Kerukunan tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan dibangun melalui komunikasi, saling menghargai, dan kesediaan untuk hidup berdampingan dalam keberagaman. Semangat tersebut menjadi pokok dalam kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Gianyar di Aula Ruang Pertemuan Lantai Dua Kantor Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Senin 24 Agustus 2026.

Kegiatan menghadirkan Ketua FKUB Kabupaten Gianyar Dr. Ida Bagus Pibra sebagai narasumber dan diikuti unsur FKUB Kabupaten Gianyar, Perbekel Desa Pejeng Kawan, Bendesa Adat Pejeng Kawan Dewa Putu Kayun, para Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Pejeng Kawan, Ketua BPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Babinsa Desa Pejeng Kawan Koramil 1616-03/Tampaksiring Serma I Ketut Yasa turut hadir mengikuti jalannya dialog sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya memperkokoh kerukunan di wilayah binaannya.

Forum dialog menjadi ruang bersama untuk membangun pemahaman bahwa keberagaman agama, keyakinan, dan latar belakang merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus dijaga dengan sikap toleran. Melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati, berbagai potensi perbedaan dapat dikelola secara bijaksana sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu keharmonisan masyarakat.

Suasana dialog berlangsung terbuka dan penuh kekeluargaan. Para tokoh agama dan tokoh masyarakat menyambut baik kegiatan FKUB tersebut serta menyepakati pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. Nilai-nilai kerukunan tersebut sejalan dengan semangat Pancasila serta jaminan kebebasan beragama sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 Pasal 29 Ayat (2).

Melalui dialog yang terus dilakukan secara berkesinambungan, Desa Pejeng Kawan diharapkan mampu mempertahankan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai dan harmonis. Sinergi antara FKUB, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat kewilayahan menjadi kekuatan penting dalam merawat persatuan, sehingga keberagaman tidak menjadi sekat, melainkan menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya kerukunan dan keamanan di wilayah Desa Pejeng Kawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....