Pulau Dewata Diguncang Puluhan Gempabumi, Gempa NTT Dirasakan Masyarakat Bali

  • 23 Agt 2026 11:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pulau Dewata dan wilayah sekitarnya kembali diguncang gempa bumi yang didominasi gempa bumi dangkal. Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, sepanjang minggu ke-2 bulan Agustus 2026, puluhan gempa bumi terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya.

Dari puluhan gempa yang terjadi, satu gempa dirasakan masyarakat Bali yang berpusat di Nusa Tenggara Timur bermagnitudo 7.7 dengan kedalaman 10 km. PMG Ahli Pertama Stasiun Geofisika Denpasar Muhammad Azany Harits, S.Tr Geof kepada RRI.CO.ID di Denpasar membenarkan, selama minggu ke-2 bulan Agustus, di daerah Bali dan sekitarnya telah terjadi 51 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 1.2 sampai 3.9.

Ia menjelaskan, gempabumi dengan magnitudo kurang dari 3 sebanyak 49 kejadian atau 94 persen dari total kejadian gempabumi.. Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo 3 hingga kurang dari 5 sebanyak 2 kejadian atau 3 persen dari total kejadian gempabumi.

“Puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya sepanjang minggu ke-2 bulan Agustus 2026. Dari puluhan gempa yang terjadi, satu gempa dirasakan masyarakat Bali yang berpusat di Nusa Tenggara Timur dengan magnitudo 7.7 pada kedalaman 10 km,” ujarnya.

Sementara berdasarkan kedalaman gempa, Azany Harits mengungkapkan, gempa yang melanda Bali dan wilayah sekitarnya didominasi gempabumi dangkal kurang dari 60 km sebesar 92 persen dari total kejadian gempabumi. “Gempabumi dangkal sebanyak 48 kejadian gempabumi, terdapat 3 gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 5 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km,” tuturnya.

Azany Harits menambahkan, Stasiun Geofisika Denpasar juga mencatat kejadian gempabumi yang dipicu sejumlah sumber. Dari total gempa bumi yang terjadi, 10 kejadian gempa terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Lombok yang diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia.

Sedangkan, 41 gempabumi terjadi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif. Selama periode ini terdapat 1 kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di wilayah Bali dan sekitarnya yang terjadi pada 15 Agustus 2026 dengan magnitudo 7.7 berlokasi di 37 km Utara MBAY-NAGEKEO-NTT pada kedalaman 10 km.

Gempabumi tersebut dirasakan hingga wilayah Denpasar dan Badung II-III MMI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....