Bali menuju Swasembada Bawang Putih

  • 20 Agt 2026 14:39 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Gubernur Bali Wayan Koster mendukung gerakan penanaman bawang putih yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat mengikuti secara langsung aksi penanaman bawang putih serentak di Banjar Kelodan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Rabu 19 Agustus 2026.

Kegiatan di Bali tersebut dilaksanakan secara bersamaan dengan gerakan penanaman bawang putih yang dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan diikuti melalui Zoom.

Terkait dengan kebutuhan bawang putih, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menjelaskan Bali selama ini masih menghadapi kekurangan pasokan bawang putih. Untuk mengatasi kondisi tersebut, tahun ini Bali mendapat bantuan pengembangan bawang putih dari pemerintah pusat seluas 125 hektare.

Selain bantuan tersebut, terdapat program reguler Pemprov Bali seluas 10 hektare yang menjadi bagian dari upaya pengembangan bawang putih di Bali. Pengembangan ini diharapkan secara bertahap mampu memenuhi kebutuhan bawang putih sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

“Lahan pengembangan bawang putih tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Buleleng, Jembrana, dan Gianyar. Secara keseluruhan, Bali memiliki potensi pengembangan bawang putih mencapai sekitar 2.500 hektare. Namun, tahun ini baru 125 hektare yang dapat direalisasikan, salah satunya karena masih menghadapi kendala ketersediaan benih,”ucapnya.

Kadis Sunada mengatakan, pengembangan akan dilakukan secara bertahap mulai September. “Benih bawang putih dari pemerintah pusat diperkirakan mulai datang pada September sehingga proses penanaman dapat segera dilakukan pada Oktober nanti,” ucapnya.

Sementara itu, program reguler seluas 10 hektare juga terus dikembangkan untuk memperkuat produksi bawang putih lokal. Upaya ini dinilai penting mengingat kebutuhan bawang putih di Bali mencapai sekitar 13 ribu ton per tahun. Dengan dukungan pemerintah pusat dan pengembangan lahan secara bertahap, produksi bawang putih di Bali diharapkan terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih mandiri.

Dukungan terhadap pengembangan bawang putih menjadi bagian dari langkah memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong peningkatan produksi komoditas strategis agar kebutuhan masyarakat semakin banyak dipenuhi dari hasil pertanian dalam negeri

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....