Saling Balas Gol dengan Bali United, Persib Bandung Jawara Dewata Challenge Series

  • 19 Agt 2026 07:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Bali United FC melakoni laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026 melawan Persib Bandung hari Selasa 18 Agustus 2026 malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pertandingan yang berlangsung sengit sejak babak pertama ini menyajikan pertarungan fantastis, dimana terjadi saling berbalas gol hingga hujan kartu yang berujung kartu merah bagi kedua tim.

Bali United sempat membuka kran gol di awal babak pertama melalui Teppei Yachida namun dianulir oleh hakim garis. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan masih berimbang bagi kedua tim.

Gol pertama pun terjadi pada menit 54 melalui sepakan Brandon Wilson yang menembus gawang Fitrah Maulana. Tiga menit kemudian, Marc Klok menyamakan kedudukan melalui titik putih usai Thomas Lam melakukan pelanggaran di area terlarang.

Pelanggaran tersebut membuat Thomas Lam juga harus mandi lebih cepat usai diberikan kartu merah langsung. Joao Ferrari pun disiapkan untuk menggantikan peran di lini pertahanan Serdadu Tridatu.

Empat menit di lapangan, Joao Ferrari langsung mencetak gol melalui sundulan set piece sepak pojok yang kembali mengubah keunggulan bagi Bali United FC. Maung Bandung pun menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 87 melalui Balsa Sekulic yang disempurnakan oleh menjadi 3-2 oleh Gabriel Mutombo di penghujung babak kedua.

Kemenangan penting bagi Persib Bandung membuat mereka keluar sebagai jawara Dewata Challenge Series 2026. Usai pertandingan, pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen menerangkan bila momentum Dewata Challenge Series menjadi ajang pembelajaran dalam mematangkan timnya untuk musim ini.

"Hasil yang tidak diharapkan di pramusim ini, namun bisa dilihat dari laga pertama menghadapi Sabah, kami bermain dengan sangat baik. Kami bertumbuh dan berkembang dalam tim di pertandingan ini (menghadapi Persib). Saya senang dengan kondisi fisik dan perkembangan tim yang semakin baik dan matang sebelum menyambut kompetisi resmi," ungkap Coach Johnny.

Menurut pelatih asal Belanda ini, gol yang terjadi ke gawangnya juga disebabkan karena faktor kurang beruntung. Namun secara keseluruhan, Johnny puas dengan permainan anak asuhnya untuk menyiapkan diri menyambut kompetisi Super League 2026/27.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....