Gelombang hingga 6 Meter Berpotensi Landa Perairan Bali
- 15 Agt 2026 15:05 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi. Gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di Selat Bali Bagian Selatan dan Selat Badung, sementara gelombang tinggi 4 hingga 6 meter berpeluang terjadi di Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok Bagian Selatan.
Ketua Tim Kerja Operasional Meteorologi BBMKG Wilayah III Denpasar, Wayan Musteana dikonfrimasi RRI di Denpasar, Kamis 13 Agustus 2026 mengatakan potensi gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi hingga 16 Agustus 2026. Mengadapi fenomena tersebut pelaku transportasi laut, nelayan, dan wisatawan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum melakukan aktivitas di laut.
Ia menjelaskan fenomena tersebut terjadi karena dipengaruhi angin timuran yang cukup kuat. Angin dengan kecepatan hingga 17 knot masih menjadi faktor utama tingginya gelombang di perairan Bali.
"Angin masih menjadi faktor dominan yang menyebabkan gelombang-gelombang tersebut tinggi," katanya.
Ia mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan transportasi laut untuk tidak mengabaikan informasi cuaca dan tinggi gelombang sebelum melakukan perjalanan. Mengingat saat ini kondisi gelombang laut di sejumlah perairan Bali masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
"BMKG memberikan imbauan khusus kepada pelaku transportasi laut dan pelaku pariwisata bahwa di bulan-bulan ini ataupun pada beberapa hari ke depan, gelombang laut memang cukup tinggi," ujarnya.
Pengguna jasa transportasi laut juga diminta terus mengikuti pembaruan informasi dari BMKG karena kondisi angin dan gelombang dapat berubah. Ia menambahkan mitigasi paling sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah memeriksa informasi cuaca dan tinggi gelombang sebelum beraktivitas di laut.
Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi dan kanal informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi perairan Bali. Dengan mengecek informasi tersebut sejak awal, masyarakat dapat menentukan apakah kondisi laut cukup aman untuk melakukan perjalanan atau aktivitas lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....