Wawali Arya Wibawa Dukung Pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI
- 15 Agt 2026 15:06 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Pemerintah Kota Denpasar mendukung usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Bali Internasional (UNBI) sebagai bagian dari upaya memperkuat pemenuhan kebutuhan tenaga medis di Bali dan Nusa Tenggara. Dukungan itu disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri evaluasi lapangan usul pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI, Kamis 13 Agustus 2026.
Evaluasi lapangan tersebut merupakan bagian dari tahapan visitasi yang dilakukan tim evaluator Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara daring. Evaluasi bertujuan menilai kesiapan UNBI sebelum pembukaan program studi dan penerbitan izin operasional.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam evaluasi, meliputi kesiapan kurikulum, sumber daya manusia atau dosen, wahana pendidikan, sarana dan prasarana, serta rumah sakit jejaring. Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta mengatakan seluruh civitas akademika telah melakukan persiapan untuk mengikuti proses evaluasi tersebut.
Menurutnya, visitasi menjadi momentum penting bagi UNBI untuk menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan pendidikan kedokteran. "Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi di Bali. Evaluasi lapangan ini menjadi ruang krusial bagi kami untuk membuktikan kesiapan kurikulum, kompetensi SDM calon dosen, serta keandalan sarana prasarana yang kami miliki," ujar Made Bakta.
Proses asesmen berlangsung dari pagi hingga sore hari melalui sejumlah ruang virtual (breakout room). Tim evaluator melakukan pemeriksaan terhadap tiga aspek utama, yakni kurikulum dan sumber daya manusia, wahana pendidikan, serta sarana dan prasarana.
Rangkaian evaluasi dijadwalkan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Berita Acara Evaluasi Lapangan antara tim evaluator Kementerian dan pihak pengusul dari UNBI. UNBI berharap proses evaluasi tersebut menghasilkan rekomendasi untuk pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.
Kehadiran program tersebut diharapkan turut menjawab kebutuhan tenaga dokter yang berkualitas, khususnya di Bali dan Nusa Tenggara. Sementara itu, Arya Wibawa memberikan apresiasi atas langkah strategis UNBI tersebut.
Ia menilai kehadiran institusi pendidikan kedokteran baru dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat.
"Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di UNBI. Kehadiran FK baru ini sangat strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter, mengoptimalkan jaringan rumah sakit serta puskesmas daerah sebagai wahana pendidikan, sekaligus memperkokoh Denpasar sebagai pusat edukasi yang unggul," tegas Arya Wibawa.
Menurutnya, penguatan pendidikan kedokteran juga dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....