SMANSA ONE Jadi Perekat Alumni dan Keluarga Besar SMAN 1 Denpasar

  • 09 Agt 2026 10:26 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Sanur - Ikatan Alumni SMANSA meluncurkan digital platform SMANSA ONE, di Sanur, Sabtu 8 Agustus 2026. Peluncuran itu bertepatan dengan perayaan 66 tahun SMAN 1 Denpasar (SMANSA) dan Ulang Tahun ke-25 IKASMANSA.

SMANSA ONE adalah platform digital untuk mengintegrasikan alumni sekaligus menyediakan layanan pembayaran dan berbagai manfaat bagi penggunanya. Platform digital ini juga diharap mampu merekatkan hubungan antara alumni dengan keluarga besar SMA Negeri 1 Denpasar.

Ketua IKASMANSA, Eka Mastra, menjelaskan SMANSA ONE adalah platform digital untuk pembayaran. Platform ini juga mempertemukan komunitas besar dengan sederet merchant yang bakal menawarkan sederet promo menarik.

“Dalam menghadirkan SMANSA ONE kami didukung Bina Digital atau Bank Ina Digital,” katanya kepada wartawan.

Eka menyampaikan, jumlah alumni SMANSA mencapai 30.000an orang. Namun, pihaknya tidak sebatas menargetkan alumni sebagai pengguna SMANSA ONE, tetapi juga siswa SMAN 1 Denpasar.

“Kalau saya lihat potensinya besar, dan akan terus bertambah. Apalagi kalau kita lihat satu angkatan lulus itu sekitar 1.500 orang,” ucapnya.

Meski demikian, pada tahun pertama Eka menargetkan sekitar 6.000 pengguna. Sementara dalam jangka panjang, jumlah pengguna diharapkan dapat mencapai sekitar 30.000 orang.

Kehadiran aplikasi ini disebut menjadi upaya untuk merangkul alumni SMANSA yang berasal dari berbagai generasi. Pasalnya, alumni SMANSA telah tersebar dalam berbagai bidang profesi dan memiliki rentang usia yang cukup lebar.

“Jadi banyak sekali memang program-program yang kita canangkan dari 25 tahun yang lalu tetapi sayangnya kendala selalu tentunya dana. Nah, selain dana kita juga kendalanya adalah merangkul alumni itu,” ujarnya.

Ia mengatakan, alumni SMANSA berasal dari berbagai angkatan, mulai dari lulusan awal hingga lulusan terbaru. Kondisi tersebut membuat pengelolaan program alumni sekaligus upaya menyatukan berbagai generasi menjadi tantangan tersendiri.

“Nah, muncullah ide merangkul semua generasi niki dengan teknologi terbaru,” katanya.

Selain sebagai platform pembayaran, SMANSA ONE juga diarahkan menjadi sarana untuk mengontrol penggunaan uang siswa. Orang tua nantinya dapat mengisi saldo yang dapat digunakan anak untuk kebutuhan sehari-hari, seperti membeli pulsa maupun bertransaksi di kantin sekolah.

Eka menjelaskan, pengembangan SMANSA ONE akan dilakukan secara bertahap. Salah satu fitur yang direncanakan adalah layanan donasi sehingga alumni dapat memberikan bantuan ketika terjadi bencana maupun untuk kebutuhan sosial lainnya.

Sebelum peluncuran aplikasi, IKASMANSA telah menjalin kerja sama dengan sekitar 20 merchant. Beberapa di antaranya bergerak di sektor restoran, hotel, dan pusat perbelanjaan.

“Jadi sebelum kita melangkah ke digital ini sebenarnya kita sudah punya kerjasama dengan saat ini dalam waktu 6 bulan sebelum kita punya inisiasi ini ya inisiatif ini kita sudah merangkul 20 merchant, termasuk di sana Bendega dan beberapa hotel di Nusa Dua, hingga Living World,” kata Eka.

Kerja sama itu nantinya akan diintegrasikan ke dalam SMANSA ONE. Alumni yang terdaftar dapat memanfaatkan kartu digital untuk memperoleh berbagai potongan harga dari merchant yang bekerja sama.

“Nanti di sana dengan menunjukkan kartunya saja kartu digital mereka langsung oh itu member (dapat diskon) di 20% atau 10% gitu,” ujarnya.

Eka menargetkan jumlah merchant yang bekerja sama dengan SMANSA ONE terus bertambah. Ia berharap sedikitnya terdapat 100 merchant yang bergabung hingga 2027.

Sementara itu Ketua Panitia Perayaan 66 Tahun SMAN 1 Denpasar, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, mengatakan perayaan ulang tahun SMANSA tidak ingin hanya menjadi ajang berkumpulnya para alumni. Momentum tersebut diharapkan dapat melahirkan program yang memberikan kontribusi, baik bagi alumni maupun masyarakat.

“Memang betul masa-masa SMA itu masa yang paling bagus untuk memulai semua koneksi. Nah, dengan melihat momentum 66 tahun ini saya merasa harus ada sesuatu yang fundamental enggak hanya kumpul-kumpul aja begitu ya, harus ada sesuatu yang bisa berkontribusi baik secara kita internal maupun untuk orang lain juga,” kata Gus Agung.

Pengusaha yang akrab disapa Gus Agung itu mengatakan jejaring alumni SMANSA dapat dikembangkan lebih luas karena banyak alumni yang kini telah menjadi pejabat maupun pengusaha. Ia juga melihat peluang untuk menghubungkan SMANSA ONE dengan para pemangku kepentingan di sektor pariwisata, termasuk restoran, hotel, gedung film, hingga pusat perbelanjaan.

“Saya di sektor pariwisata, saya bisa melink it ini ke teman-teman stakeholder yang punya restoran, punya hotel, punya gedung film, punya mall kan semua di stakeholder-nya di kita,” ujar Ketua Bali Tourism Board tersebut.

“Keberadaan merchant yang memberikan potongan harga akan menjadi salah satu manfaat yang dapat dirasakan alumni melalui aplikasi ini,” imbuhnya.

Tim dari Mitra Kasih Perkasa (MKP), I Gusti Komang Puspa Y., menjelaskan SMANSA ONE dikembangkan untuk membantu IKASMANSA membangun basis data alumni dalam satu aplikasi. “Di aplikasi ini kita membantu IKA SMANSA, pertama untuk membuat database dari semua alumni. Agar ter-register jadi satu apps,” kata pria yang akrab disapa Gus Mang ini.

Selain pendataan alumni, SMANSA ONE menyediakan sejumlah layanan pembayaran, termasuk pembelian pulsa serta pembayaran air dan listrik. Puspa mengatakan sejumlah fitur lain akan dikembangkan secara bertahap, termasuk menu donasi, diskon merchant, serta informasi kegiatan IKASMANSA.

“Lalu untuk pengembangan-pengembangan berikutnya, itu kita bisa bantu untuk bagian kayak tadi yang sudah dijelaskan, penambahan menu donasi, lalu diskon ke beberapa merchant yang sudah bekerja sama, serta mungkin satu menu tambahan untuk news dan schedule acara iklan yang dibuat oleh IKASMANSA,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....