Bali Butuh Listrik Andal, PLN Komitmen Perkuat Kelistrikan Bali
- 31 Jul 2026 15:14 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Kebutuhan listrik Bali terus meningkat di tengah pertumbuhan pariwisata, investasi, dan ekonomi daerah. Di sisi lain, sekitar 60 persen pembangkit listrik yang menopang sistem kelistrikan Bali masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM), sehingga penguatan keandalan sistem sekaligus percepatan transisi energi bersih menjadi tantangan besar PLN ke depan.
General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan, PLN terus memperkuat sistem kelistrikan Bali mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal, sekaligus mendukung kebutuhan energi Bali dalam jangka panjang.
| Baca juga: PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional |
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Bersama seluruh pemangku kepentingan, kami terus memperkuat sistem kelistrikan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, sektor pariwisata, maupun investasi yang terus berkembang di Bali,” ujar Ajrun dalam dialog interaktif RRI Pro 1 Denpasar bertema Listrik untuk Masa Depan Bali: Andal Hari Ini, Bersih Esok Hari, Rabu 30 Juli 2026.
Saat ini, sistem kelistrikan Bali ditopang pembangkit dengan total kapasitas sekitar 1.477 megawatt (MW). Selain pembangkit di Bali, sistem kelistrikan Pulau Dewata diperkuat interkoneksi dengan Sistem Jawa melalui kabel laut dengan pasokan sekitar 270 MW hingga 340 MW.
Dengan dukungan tersebut, PLN memastikan sistem kelistrikan Bali masih mampu memenuhi beban puncak yang saat ini berada pada kisaran 1.280 MW hingga 1.300 MW. Namun, tantangan kelistrikan Bali tidak hanya berkaitan dengan kecukupan pasokan.
Pertumbuhan kebutuhan listrik yang mencapai sekitar 7,85 hingga 8,02 persen per tahun membuat PLN harus terus memperkuat infrastruktur agar peningkatan beban tidak mengganggu keandalan sistem. Penguatan dilakukan melalui pembangunan dan peningkatan kapasitas gardu induk, penyulang, jaringan tegangan menengah (TM), serta jaringan tegangan rendah (TR).
PLN juga melakukan inspeksi rutin dan pemeliharaan preventif untuk memastikan seluruh aset kelistrikan beroperasi optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....