Lapas Kerobokan Bangun Sinergi Lintas Sektor Demi Tingkatkan Kualitas Pembinaan
- 30 Jul 2026 09:10 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan sembilan mitra strategis sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada penguatan sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan pada Rabu, 22 Juli 2026, dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Tunggul Buwono. Kesepakatan tersebut melibatkan sembilan mitra strategis, yakni BNNK Badung, Kementerian Agama Kabupaten Badung, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Badung, Yayasan Bebas Selamat Indonesia, Yayasan Putra Pemenang, Yayasan Bangsa Bangsa Sejahtera, Koperasi Desa Merah Putih Bongkasa Pertiwi, serta Bendesa Adat Kerobokan.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan Program Bina Prima, sebuah program pembinaan yang dirancang secara terstruktur untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong perubahan perilaku warga binaan agar siap kembali berperan positif di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai mitra diharapkan dapat memperkuat pembinaan di bidang keagamaan, kesehatan, pemberdayaan, hingga reintegrasi sosial.
"Kemitraan ini menjadi energi bersama untuk menghadirkan pembinaan yang lebih komprehensif, sehingga warga binaan memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat." Ujar Tunggul Buwono selaku Plt. Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pembinaan yang berkesinambungan. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih efektif.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Lapas Kelas IIA Kerobokan optimistis mampu menghadirkan program pembinaan yang lebih komprehensif, memperkuat kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat, serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....