Sampah Pesisir Pantai Disulap Jadi Arang Bernilai Ekonomi di Jembrana
- 30 Jul 2026 06:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Kayu-kayu kiriman yang terbawa abrasi dan berserakan di pesisir Jembrana kini dimanfaatkan menjadi arang bernilai ekonomi. Inisiatif tersebut tidak hanya membantu mengurangi limbah di kawasan pantai, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Salah seorang pengelola usaha arang, Ardania, kepada RRI.CO.ID Minggu, 19 Juli 2026 mengatakan dirinya mulai menekuni usaha tersebut sejak hampir satu tahun terakhir. Ide tersebut muncul setelah melihat banyaknya sampah kayu kiriman yang tidak dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah di pesisir.
"Daripada kayu-kayu itu tidak terpakai dan mengotori pantai, lebih baik dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual," ujarnya
Ardania menjelaskan, seluruh bahan baku berasal dari kayu kiriman akibat abrasi yang dikumpulkan dari kawasan pantai sekitar. Setelah dikumpulkan, kayu kemudian melalui proses pembakaran selama enam hingga dua belas jam sebelum didinginkan hingga siap menjadi arang.
Menurutnya, proses produksi dilakukan setiap hari selama persediaan kayu masih tersedia. Dengan dua tungku pembakaran tradisional yang dimiliki saat ini, kapasitas produksi masih terbatas sehingga hasil yang diperoleh belum dapat memenuhi permintaan dalam jumlah besar.
Ia mengungkapkan, hasil produksi arang dipasarkan ke Denpasar yang menjadi salah satu pasar utama. Sementara itu, pasokan arang dari luar Bali, khususnya dari Jawa, masih menjadi tantangan karena memengaruhi persaingan harga di pasaran.
Ke depan, Ardania berencana menambah fasilitas pembakaran agar kapasitas produksi dapat meningkat. Namun, rencana tersebut masih terkendala keterbatasan modal sehingga saat ini masih dalam tahap pengumpulan dana.
Ia berharap usahanya dapat menginspirasi masyarakat pesisir untuk memanfaatkan kayu kiriman yang selama ini dianggap limbah menjadi produk bernilai ekonomi. "Semoga masyarakat sekitar pantai bisa ikut memanfaatkan kayu-kayu yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat, sehingga selain menjaga kebersihan pantai juga dapat menambah penghasilan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....