Mahasiswa Kesmas Dorong Partisipasi Ibu Hamil Melalui Program Kelas Ibu Hamil
- 30 Jul 2026 06:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Program Kelas Ibu Hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Denpasar Timur I menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan sekaligus kesiapan calon orang tua dalam menghadapi persalinan. Program tersebut turut didukung mahasiswa magang Program Studi Kesehatan Masyarakat melalui kegiatan promosi kesehatan dan pendampingan peserta.
Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat yang menjalani magang di UPTD Puskesmas Denpasar Timur I, Sabrina Ath Thika, Kepada RRI.CO.ID, Rabu, 1 Juli 2026 mengatakan keterlibatan mahasiswa bertujuan membantu meningkatkan partisipasi ibu hamil mengikuti kelas yang telah diinisiasi oleh pihak puskesmas. “Kami membantu mempersiapkan perlengkapan kelas ibu hamil, mempromosikan kegiatan kepada ibu hamil saat pelayanan KIA maupun di posyandu, sehingga semakin banyak ibu hamil yang mengetahui manfaat program ini,” ujarnya.
Menurut Sabrina, selama mengikuti kegiatan tersebut dirinya memperoleh pengalaman berharga dengan melihat langsung proses pendampingan ibu hamil. Ia menilai persiapan kehamilan dan persalinan akan lebih optimal apabila dilakukan bersama antara suami dan istri melalui dukungan keluarga yang kuat.
Selain memberikan pengalaman di lapangan, kegiatan ini juga menambah wawasan mahasiswa mengenai edukasi kehamilan, senam ibu hamil, pentingnya keterlibatan suami, hingga berbagai tantangan yang dihadapi ibu hamil selama masa kehamilan. Meski demikian, Sabrina mengakui mahasiswa masih menghadapi tantangan saat berinteraksi dengan peserta karena keterbatasan pengalaman dalam memberikan edukasi yang lebih mendalam terkait kondisi medis kehamilan.
“Kami masih dalam tahap belajar, sehingga ketika berdiskusi dengan ibu hamil kami belum bisa memberikan edukasi yang terlalu mendalam. Namun kami tetap berupaya menyampaikan informasi dasar dan mendorong mereka mengikuti kelas ibu hamil,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa kesehatan masyarakat dalam program promotif dan preventif seperti kelas ibu hamil dinilai penting untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak. Ke depan, Sabrina berharap semakin banyak strategi dan media edukasi yang digunakan untuk meningkatkan kehadiran ibu hamil dalam kelas tersebut.
Ia juga berharap program serupa dapat diterapkan oleh lebih banyak fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesehatan ibu hamil dan calon bayi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....