Pemkot Denpasar Perkuat Pembinaan Telajakan, Integrasikan dengan Posyandu 6 SPM

  • 29 Jul 2026 15:17 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar memperkuat pembinaan telajakan sebagai bagian dari implementasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus persiapan menghadapi Lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Pembinaan tahap pertama dan kedua menyasar sejumlah lokasi khusus (lokus) di Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara, Senin 27 Juli 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar bersama perangkat daerah terkait itu diawali di lokus Perumahan Permata Hijau, Lingkungan Bhuana Desa, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat. Selanjutnya, tim pembina mengunjungi Dusun Batukandik, Desa Padangsambian Kaja, Banjar Dharma Santi, Desa Ubung Kaja, serta Banjar Cengkilung, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara.

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan penataan telajakan memiliki keterkaitan erat dengan transformasi Posyandu melalui enam SPM, terutama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. "Lingkungan yang bersih dan tertata akan mendukung aspek kesehatan, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan lingkungan yang nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat. Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai dimensi pelayanan dasar masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, pembinaan lokus telajakan bukan semata-mata untuk menghadapi perlombaan, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. Telajakan, kata dia, merupakan bagian dari identitas lingkungan Bali yang mencerminkan nilai gotong royong, kepedulian, serta kearifan lokal masyarakat.

"Kami berharap seluruh desa, kelurahan, banjar, kader Posyandu, kader PKK, dan masyarakat terus bergerak bersama menjaga telajakan yang bersih dan sehat. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting dalam mewujudkan Denpasar yang sehat dan berbudaya sekaligus memperkuat pelayanan Posyandu 6 SPM," katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPMD Kota Denpasar, Agus Tresna Yasa, menjelaskan sebanyak 10 lokus akan mewakili Kota Denpasar dalam Lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung September mendatang. Ia menjelaskan, penilaian lomba mencakup tiga indikator utama, yakni indikator pembinaan dengan bobot 30 persen, indikator kesesuaian fungsi telajakan dengan bobot 30 persen, serta indikator kebersihan dan keindahan dengan bobot 40 persen.

Pembinaan selanjutnya akan dilanjutkan pada sesi III dan IV dengan menyasar lokus di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan dan Denpasar Timur. Agus Tresna Yasa optimistis pembinaan berkelanjutan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menata ruang terbuka agar lebih rapi, hijau, dan bersih.

"Upaya membangun lingkungan yang bersih dan tertata merupakan bagian dari layanan Posyandu 6 SPM. Harapannya, seluruh wilayah yang masih memiliki potensi ruang telajakan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....