FPST Unwar Jajaki Kerja Sama Kurikulum OBE dengan Head Shrimp Hatchery Banyuwangi

  • 27 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Warmadewa (FPST Unwar) terus memperkuat komitmen dalam menyelaraskan kurikulum akademis dengan kebutuhan dunia industri. Sebagai bentuk nyata penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), FPST Unwar menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Shrimp Hatchery Banyuwangi, Jawa Timur, Senin 27 Juli 2026.

Langkah penjajakan ini dikemas dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang diikuti oleh mahasiswa FPST Unwar untuk memberikan gambaran dan pemahaman langsung mengenai dinamika serta standar operasional di industri perikanan dan budidaya modern. Dekan FPST Unwar, Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., menyampaikan kunjungan lapangan ini dirancang untuk menjembatani teori yang didapat mahasiswa di ruang kuliah dengan praktik profesional di lapangan.

Melalui penjajakan kerja sama ini, pihaknya berharap dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan. "Kunjungan serangkaian Kuliah Kerja Lapangan ini kami lakukan untuk mengenalkan mahasiswa secara langsung pada kondisi industri. Kami berharap penjajakan ini menjadi awal kerja sama yang berlanjut, di mana mahasiswa dapat belajar melalui program magang, Praktik Kerja Lapangan (PKL), maupun bentuk pendidikan lapangan lainnya," ujar Prof. Suriati.

Prof. Suriati menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan praktis seperti KKL dan magang industri merupakan instrumen penting untuk meningkatkan keterampilannya (skills) agar siap bersaing setelah lulus. Hal tersebut sekaligus menjadi wujud konkret implementasi kurikulum berbasis OBE yang berfokus pada capaian pembelajaran dan kesiapan kerja lulusan.

Deputy Head Shrimp Hatchery, PT Suri Tani Pemuka (Japfa Group) Banyuwangi, Fikron Ishaqi, menyambut hangat kedatangan rombongan akademisi dan mahasiswa dari FPST Unwar. Pihaknya menegaskan perusahaan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi dari mana pun.

"Kami selalu terbuka untuk menjalin kerja sama, terutama dalam mendukung pengembangan pendidikan. Hatchery kami rutin menerima kunjungan serta peserta magang dan PKL dari berbagai perguruan tinggi. Durasi program di sini biasanya berkisar antara 3 hingga 6 bulan," jelas Fikron.

Fikron mengatakan, institusi pendidikan yang mengirimkan mahasiswanya sangat beragam, mulai dari kawasan Jawa Timur hingga wilayah timur Indonesia seperti Politeknik Sorong. Kehadiran mahasiswa FPST Unwar diharapkan dapat memperluas jejaring akademis sekaligus memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendalami bidang pengujian kualitas air dan laboratorium pengembangbiakan udang secara langsung di area operasional.

Melalui penjajakan kerja sama ini, FPST Unwar optimis mampu mempercepat pencapaian standar kurikulum OBE sekaligus melahirkan lulusan yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....