Kota Denpasar  dan  Timor Leste  Bahas Peluang Kerja Sama Strategis

  • 24 Jul 2026 10:26 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Timor Leste di berbagai sektor strategis. Hal tersebut mengemuka saat Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menerima kunjungan kerja Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa 21 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama yang mencakup sektor perdagangan, industri, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, hingga pendidikan. Dalam pertemuan itu, Apolo Justino didampingi Asisten Atase Perdagangan dan Industri, Ricardo de Araujo, serta staf lokal, Theresia Nur Hayati.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan Pemerintah Kota Denpasar terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai kota dan negara sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, komunikasi dan penjajakan lanjutan diperlukan agar berbagai potensi kerja sama dapat direalisasikan secara konkret dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

"Saat ini Pemkot Denpasar memang tengah fokus menjajaki kerja sama dengan berbagai kota di dunia sebagai langkah pengembangan Kota Denpasar," ujar Arya Wibawa.

Ia berharap kerja sama yang akan dibangun tidak hanya berfokus pada sektor perdagangan dan industri, tetapi juga mampu mencakup pengembangan ekonomi kreatif, bisnis, budaya, hingga pendidikan.

Sementara itu, Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar. Ia menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Timor Leste dan Kota Denpasar.

"Terima kasih atas sambutan Bapak Wakil Wali Kota Denpasar yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar dalam membangun rencana kerja sama dengan negara kami," kata Apolo.

Menurut Apolo, terbentuknya kerja sama ini juga berpotensi membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang lainnya pada masa mendatang. "Kami optimistis pertemuan ini akan menghasilkan kesepakatan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Untuk itu, kami menantikan tindak lanjutnya," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....