Hadapi Ancaman Ageing Population, BKKBN Bali Gandeng Universitas Warmadewa

  • 23 Jul 2026 08:25 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali dan Tim Peneliti Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For.,M.A.R.S. didampingi Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan (Dalduk) dan Tim Kerja Pembangunan Keluarga. FGD dilaksanakan sebagai langkah awal penyelarasan kebijakan dan penguatan substansi penelitian mengenai pengembangan model prediktor kualitas hidup lansia di Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian Program Hilirisasi Riset Prioritas (SINERGI) Universitas Warmadewa yang mengangkat tema Cross-Sectional Analysis Models: Pengetahuan Lansia dan Dukungan Keluarga sebagai Prediktor Partisipasi dan Kualitas Hidup di Kalangan Community-Dwelling Older Bali. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menyambut baik inisiatif penelitian tersebut dan menegaskan komitmen BKKBN untuk mendukung pengembangan riset yang dapat memberikan manfaat nyata bagi penyusunan kebijakan pembangunan keluarga, khususnya dalam menghadapi tantangan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Bali.

“Hasil penelitian yang berbasis data lapangan diharapkan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.”, tegasnya.

Dalam diskusi tersebut, Tim Peneliti Universitas Warmadewa memaparkan tujuan penelitian yang berfokus pada penyusunan model prediktor berbasis bukti untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia melalui penguatan pengetahuan kesehatan, dukungan keluarga, serta partisipasi di Sekolah Lansia. Penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan (policy brief) yang aplikatif sebagai masukan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat program pelayanan lansia berbasis komunitas.

FGD juga menjadi forum sinkronisasi antara kebutuhan penelitian dengan implementasi program Lanjut Usia Berdaya yang telah dijalankan Kemendukbangga/BKKBN. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan regulasi, sistem pembinaan kader, hambatan sosial dan budaya, dukungan keluarga terhadap lansia, hingga kebutuhan data dan rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung peningkatan partisipasi lansia dalam program berbasis komunitas.

Selama pelaksanaan FGD, Tim Kerja Dalduk dan KS PK memberikan berbagai masukan teknis terkait kondisi kependudukan dan pelaksanaan program lansia di Provinsi Bali. Diskusi berlangsung secara interaktif antara peneliti dan jajaran Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali untuk memastikan model penelitian yang dikembangkan selaras dengan kebutuhan daerah serta dapat diimplementasikan dalam mendukung penguatan program pembangunan keluarga dan pemberdayaan lansia.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali ini diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti ilmiah sekaligus mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menghadapi transisi menuju masyarakat menua (ageing population). Hasil penelitian nantinya diharapkan menjadi salah satu referensi dalam penyusunan strategi pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas hidup lansia di Provinsi Bali secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....