Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026, Perkuat Sinergi dan Kesadaran Pajak
- 20 Jul 2026 10:22 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 di Graha Yowana Suci, Jumat 17 Juli 2026. Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Pajak, turnamen ini digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pajak merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
Turnamen yang berlangsung hingga Sabtu 18 Juli 2026 tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya. Usai pembukaan, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota mengikuti pertandingan ekshibisi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, mengatakan peringatan Hari Pajak tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, cabang olahraga tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi yang sejalan dengan semangat membangun kepatuhan perpajakan.
Turnamen digelar selama dua hari dengan mempertandingkan kategori beregu desa/kelurahan, ganda perwakilan desa/kelurahan, serta kelompok pelajar putra dan putri U-13 hingga U-19. Sebanyak 304 peserta ambil bagian, terdiri atas 258 peserta dari desa dan kelurahan serta 46 pelajar. Seluruh pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dan dipimpin wasit berlisensi.
"Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik," ujar Alit Adhi Mertha.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan bahwa Hari Pajak menjadi momentum untuk mengingat kembali peran strategis pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kesadaran membayar pajak merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar," ujarnya.
Selain mendorong kesadaran pajak, Jaya Negara menilai turnamen tersebut juga menjadi wadah pembibitan atlet tenis meja serta ajang menjaring atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Denpasar di berbagai kejuaraan. Ke depan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan pajak yang semakin efektif dan akuntabel untuk mendukung pembangunan Denpasar yang berkelanjutan. "Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam dan tema 'Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat', kami mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepatuhan membayar pajak sebagai bentuk partisipasi dalam mewujudkan fiskal yang kuat dan pembangunan Kota Denpasar yang berkelanjutan," kata Jaya Negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....