Bali Dapat Prioritas Pusat untuk Perbaikan Jaringan Irigasi Tersier Subak

  • 10 Jul 2026 14:37 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelontorkan dana bantuan khusus, melalui program Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER), bagi krama Subak di Provinsi Bali, demi memitigasi risiko kegagalan panen, akibat kerusakan infrastruktur pengairan.

Analis Prasarana dan Sarana Pertanian Ahli Muda Distanpangan Provinsi Bali, Dice Fice Siska Ndoen, SST., M.Agb., mengungkapkan alokasi anggaran prioritas yang diturunkan pada bulan Juli ini, langsung disalurkan secara swakelola kepada kelompok tani, agar perbaikan titik saluran yang jebol, dapat diselesaikan sebelum puncak musim kemarau tiba.

Dice menjelaskan langkah respons cepat ini diambil, karena kondisi beberapa jaringan irigasi sekunder dan tersier di Bali, dilaporkan mengalami sedimentasi tinggi serta kerusakan fisik pasca diterjang banjir bandang. Masalah kedangkalan saluran ini, memicu tersumbatnya aliran air menuju petak sawah, sehingga pasokan air untuk tanaman padi yang sedang tumbuh menjadi tidak optimal.

Dice menambahkan bahwa bantuan ini memberikan perubahan mekanisme yang signifikan di tingkat bawah. "Tahun ini bantuan berganti nama menjadi PITER atau Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier, dalam hal ini pusat menggelontorkan dana langsung kepada kelompok Subak, untuk melakukan perbaikan atau peningkatan saluran." Ujar Dice ketika berbincang dalam program acara Obrolan Komunitas di Pro 4 RRI Denpasar, Kamis, 9 Juli 2026.

Selain memperbaiki beton fisik saluran, Distanpangan Provinsi Bali juga bergerak masif menyalurkan bantuan pompa air bertenaga Listrik, ke berbagai wilayah rawan kekeringan. Pengalihan sistem penggerak pompa dari bahan bakar minyak ke daya listrik ini sengaja dilakukan, guna meringankan beban biaya operasional harian para petani.

Dice mengungkapkan Distanpangan juga menginstruksikan para penyuluh lapangan, untuk terus mendampingi Pekaseh dalam menerapkan pola tanam serentak, serta memanfaatkan varietas benih genjah yang lebih toleran terhadap kelangkaan air. Koordinasi lintas sektor bersama Balai Wilayah Sungai dan Dinas Pekerjaan Umum pun terus diperkuat, demi membersihkan endapan lumpur di saluran primer.

Dice menegaskan komitmen Distanpangan Provinsi Bali, yang akan selalu hadir mengawal ketersediaan sarana prasarana bagi krama pertanian di Bali. "Distanpangan akan selalu hadir mendampingi Subak memberikan bantuan secara massif, agar risiko kekeringan ekstrem bisa diantisipasi dan kedaulatan pangan kita terwujud nyata," tutup Dice.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....