Sosialisasikan Pemilahan Sampah, Petugas Sidak Pelaku Usaha Kuliner Gilimanuk

  • 09 Jul 2026 14:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Pemerintah Kelurahan Gilimanuk resmi memperketat aturan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Rabu 8 Juli 2026. Target utamanya kali ini adalah para pelaku usaha kuliner, khususnya warung makan Betutu yang menjamur di wilayah tersebut.

Lurah Gilimanuk, I Bagus Tony Wirahadikusuma, memimpin langsung sidak sekaligus sosialisasi terkait pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu. Didampingi oleh Kasi Trantib, Polprades, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Lingkungan, Lurah Tony memberikan instruksi tegas kepada para pemilik usaha.

"Setiap warga, baik rumah tangga maupun pemilik usaha rumah makan, wajib memilah sampah mereka sejak dari sumbernya. Kami juga mewajibkan mereka membuat Teba modern untuk mengelola sampah organik secara mandiri," tegas Tony.

Lurah Gilimanuk mengingatkan bahwa imbauan ini bukan sekadar formalitas. Bagi pemilik rumah makan yang membandel dan menolak melakukan pemilahan, pihak kelurahan telah menyiapkan sanksi tegas berupa denda administratif.

Untuk mengawal kebijakan ini, Kelurahan Gilimanuk telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang mengandeng Desa Adat Gilimanuk, TNI/Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), serta Polprades. Satgas ini akan rutin melakukan monitoring di lapangan, terutama menyasar titik-titik rawan yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Meski aturan diperketat, kesadaran mandiri mulai tumbuh di kalangan pengusaha. Seusai memberikan pengarahan, Lurah Tony langsung meninjau pengelolaan sampah organik sisa makanan di salah satu warung milik warga, Haji Lina.

Warung tersebut terpantau sudah mengimplementasikan sistem Teba modern untuk menampung limbah organik. Pengelolaannya pun dinilai baik karena memanfaatkan cairan EM4 (Efektif Mikroorganisme 4) guna mempercepat proses penguraian sekaligus menekan bau menyengat dari sisa makanan.

Langkah ini diharapkan menjadi role model bagi seluruh pelaku usaha di Gilimanuk demi mewujudkan kawasan gerbang Jembrana yang bersih, sehat, dan bebas penumpukan sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....