Komisi VII DPR RI Dorong Promosi Kearifan Lokal Desa Penglipuran

  • 09 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Bangli - Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, menegaskan pentingnya memperkenalkan kearifan lokal Desa Wisata Penglipuran kepada masyarakat dunia. Hal itu disampaikan saat menghadiri Penglipuran Village Festival XIII 2026 yang berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026 hingga Sabtu, 11 Juli 2026, di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali.

Samuel bersama mitra kerja Komisi VII DPR RI dari Kementerian Pariwisata melakukan kunjungan ke Desa Wisata Penglipuran. Menurutnya, desa tersebut telah dikenal secara internasional berkat berbagai penghargaan yang diraih, namun nilai-nilai budaya yang dimiliki juga perlu terus dipublikasikan.

"Desa ini sudah terkenal di dunia karena berbagai penghargaan yang diterima. Tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana local wisdom yang dimiliki masyarakat juga dikenal luas," kata Samuel Wattimena.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah di Desa Penglipuran merupakan warisan leluhur yang telah diterapkan secara turun-temurun. Menurutnya, kearifan lokal tersebut menjadi salah satu faktor yang menjadikan desa tetap asri, indah, dan berkelanjutan.

Samuel juga menyoroti keberadaan Karang Memadu, kawasan yang menjadi bagian dari aturan adat bagi pelanggaran terkait poligami. Ia menilai nilai-nilai adat seperti itu perlu dikenalkan kepada masyarakat Indonesia maupun dunia sebagai bentuk kekayaan budaya bangsa.

"Jangan sampai kekuatan media sosial mengalahkan kekuatan local wisdom kita. Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk bersama-sama menyiarkan kearifan lokal, tidak hanya di Bali tetapi juga di seluruh Indonesia," ujarnya.

Penglipuran Village Festival XIII menjadi momentum untuk memperkuat promosi pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan regeneratif, sekaligus mengangkat nilai-nilai budaya lokal sebagai daya tarik utama destinasi wisata Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....