Pembayaran Digital di Destinasi Wisata Bali Terus Diperluas
- 01 Jul 2026 08:49 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pembayaran digital di berbagai sektor usaha, termasuk destinasi wisata di Bali, terus didorong untuk mempermudah transaksi wisatawan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM. Penggunaan sistem pembayaran non tunai juga dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan di kawasan wisata.
Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Kehumasan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Bali, I Gede Panca Sutresna, kepada RRI di Denpasar. Menurutnya, penggunaan QRIS dan berbagai kanal pembayaran digital terus diperluas guna memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan saat bertransaksi.
"Kalau pembayaran digital memang kami terus mendorong perluasannya. Penggunaan QRIS dan kanal pembayaran lainnya dapat mempermudah transaksi, terutama bagi para pengunjung," ujar Gede Panca.
Ia menjelaskan, penerapan pembayaran non tunai perlu diperluas, baik di destinasi wisata yang telah berkembang maupun destinasi baru. Selain mempercepat proses transaksi dan mengurangi antrean di pintu masuk, sistem ini juga memudahkan pelaku usaha karena tidak perlu menyediakan uang kembalian.
"Semua wilayah menjadi prioritas. Jadi tidak hanya terbatas di desa wisata, tetapi kami mendorong penggunaan pembayaran digital hingga ke seluruh pelosok," jelasnya.
Bank Indonesia Bali akan terus mendorong perluasan ekosistem pembayaran digital di berbagai sektor sebagai upaya mendukung ekonomi digital yang inklusif serta memperkuat daya saing sektor pariwisata dan UMKM di Bali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....