Ratusan Murid Baru Lolos SPMB Tahap Pertama di SMPN 1 Negara
- 30 Jun 2026 07:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Antusiasme masyarakat menyambut tahun ajaran baru 2026/2027 begitu tinggi. Hal ini terlihat di SMPN 1 Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, yang baru saja menyelesaikan seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap pertama. Hasilnya, ratusan calon siswa dinyatakan resmi lolos dan siap mengisi bangku sekolah berprestasi ini.
Kepala SMPN 1 Negara, I Ketut Tastra, mengungkapkan bahwa pengumuman tahap pertama telah resmi dikeluarkan pada Senin 29 Juni 2026, melalui situs web resmi, media sosial, dan papan pengumuman sekolah. "Untuk tahap pertama ini, animo masyarakat sangat luar biasa. Tercatat ada 173 murid yang dinyatakan diterima," ujar Ketut Tastra didampingi Wakil Kepala Sekolah, IB Ardika.
Pada tahap awal ini, seleksi dibuka melalui tiga jalur khusus. Dari total pendaftar yang membeludak, siswa yang berhasil lolos yakni melalui Jalur Prestasi sebanyak 102 orang, Jalur Afirmasi 58 orang dan Jalur Mutasi 13 orang. Meskipun ratusan murid telah mengamankan posisi, kuota total yang disediakan sekolah belum sepenuhnya terpenuhi.
Berdasarkan usulan ke Kementerian Pendidikan melalui dinas terkait, daya tampung SMPN 1 Negara tahun ini melonjak menjadi 400 kursi yang terbagi ke dalam 10 Rombongan Belajar (Rombel), dengan masing-masing kelas berisi 40 siswa. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya menampung 344 siswa.
Untuk memenuhi sisa kuota yang ada, pihak sekolah akan segera membuka pendaftaran tahap kedua. "Sisa kekurangan kuota sekitar 227 kursi akan kami penuhi melalui tahapan kedua, yaitu jalur domisili. Bagi calon siswa yang kemarin belum beruntung di jalur prestasi, afirmasi, atau mutasi, bisa kembali mendaftar di jalur domisili ini," jelas Tastra.
Pihak sekolah sebenarnya memprediksi jumlah lulusan SD di dalam zona utama mereka tidak mencapai angka 400. Namun, karena jalur prestasi membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dari luar zona untuk ikut bersaing, kuota maksimal tetap disediakan demi menjaring bibit-bibit unggul baru.
Jika nantinya total pendaftar melebihi daya tampung setelah tahap kedua ditutup, seleksi ketat akan kembali dilakukan, dan kelebihan kuota akan dikoordinasikan langsung dengan Dinas Pendidikan Jembrana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....