Dispatcher PLN Tetap Siaga Jaga Listrik Bali

  • 22 Jun 2026 07:21 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Saat umat Hindu di Bali berkumpul bersama keluarga untuk bersembahyang dan merayakan Hari Raya Galungan, ada sekelompok petugas yang tetap berada di balik layar demi memastikan seluruh aktivitas masyarakat berlangsung tanpa gangguan. Mereka adalah dispatcher PLN, personel yang bertugas mengawal sistem kelistrikan Bali selama 24 jam penuh, termasuk pada hari raya.

Di ruang kendali PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali, suasana Galungan tidak diwarnai aroma hidangan khas hari raya maupun kebersamaan keluarga. Deretan layar pemantauan sistem kelistrikan justru menjadi teman setia para petugas yang terus mengawasi kondisi jaringan listrik di seluruh Bali.

Pada perayaan Galungan tahun ini, tugas tersebut dijalankan oleh dua dispatcher PLN UP2D Bali, I Nyoman Sukra Lestiawan dan I Made Triananda PP. Saat sebagian besar masyarakat menikmati momen sakral bersama keluarga, keduanya tetap menjalankan tanggung jawab menjaga keandalan pasokan listrik bagi jutaan pelanggan di Pulau Dewata.

Bagi mereka, bertugas saat hari raya bukan sekadar kewajiban pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan Galungan dengan aman dan nyaman.

Sebagai dispatcher, mereka memegang peran vital dalam sistem ketenagalistrikan. Tugasnya meliputi memantau kondisi jaringan secara real time, mengatur pola penyaluran tenaga listrik, melakukan manuver sistem saat terjadi gangguan, mengoordinasikan petugas lapangan, hingga mengambil keputusan operasional untuk menjaga pasokan listrik tetap andal.

Peran tersebut menjadi semakin krusial saat hari besar keagamaan, ketika kebutuhan listrik meningkat dan kontinuitas pasokan menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai aktivitas ibadah maupun kegiatan sosial masyarakat.

Di balik layar ruang kendali, para dispatcher mengandalkan teknologi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) untuk memantau kondisi jaringan listrik secara langsung di seluruh Bali. Teknologi ini memungkinkan potensi gangguan terdeteksi lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan sebelum berdampak pada pelanggan.

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap menjalankan tugas selama rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan. "Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan momen yang sangat sakral bagi masyarakat Bali. Di tengah suasana tersebut, kami tetap berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari raya dengan nyaman. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang tetap siaga, termasuk para dispatcher yang berada di garda terdepan pengendalian sistem kelistrikan," ujarnya.

Menurut Petrus, PLN telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan sistem selama perayaan Galungan dan Kuningan, mulai dari pemantauan jaringan secara intensif, kesiapan personel siaga, hingga koordinasi lintas unit untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Bagi sebagian masyarakat, listrik yang tetap menyala selama hari raya mungkin dianggap sebagai hal yang biasa. Namun di balik terang lampu yang menerangi rumah, pura, dan berbagai aktivitas masyarakat, terdapat dedikasi para petugas yang rela menunda kebersamaan dengan keluarga demi memastikan pasokan listrik tetap andal.

Di saat umat Hindu memanjatkan doa dan rasa syukur pada Hari Raya Galungan, para dispatcher PLN menjalankan pengabdian mereka dengan cara yang berbeda: menjaga energi tetap mengalir dan memastikan Bali tetap terang sepanjang perayaan hari suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....