Donor Darah Jadi Pengalaman Baru, Masyarakat Diminta Tak Takut Berbagi
- 17 Jun 2026 10:38 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Momentum peringatan Hari Donor Darah Sedunia menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah. Selain membantu sesama, kegiatan donor darah juga dinilai dapat mendorong masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan diri.
Salah seorang pendonor, I Dewa Putu Guna Arta, kepada RRI.CO.ID, Sabtu, 13 Juni 2026 mengaku motivasinya mengikuti donor darah berawal dari rasa penasaran sekaligus keinginan membantu orang lain. Ia mengatakan pengalaman tersebut merupakan kali pertama baginya.
“Motivasi saya selain ingin membantu, sebenarnya cuma penasaran bagaimana rasanya, hitung-hitung jadi pengalaman,” ujarnya
Meski demikian, ia mengakui sempat merasakan kekhawatiran karena memiliki ketakutan terhadap jarum suntik. Namun, rasa penasaran yang selama ini dimilikinya akhirnya terbayarkan setelah berhasil mengikuti donor darah.
“Kebetulan baru pertama kali, dan pengalaman saya ada senangnya ada takutnya. Senangnya karena akhirnya rasa penasaran saya sudah terpenuhi. Takutnya karena saya takut jarum,” katanya.
Menurutnya, donor darah memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh penerima darah, tetapi juga mendorong pendonor untuk menerapkan pola hidup sehat sebelum menjalani proses donor. “Menurut saya, selain membantu orang lain kita juga dapat manfaatnya. Sebelum donor darah kita disarankan harus dalam keadaan fit, jadi selama persiapan donor darah kita pasti juga menjaga kesehatan kita, seperti tidur teratur, olahraga, termasuk menjaga pola makan,” ungkapnya.
Setelah mendonorkan darah untuk pertama kalinya, Guna Arta juga merasakan perubahan kondisi tubuh dan pikirannya. “Untuk pengalaman saya saat ini karena saya baru pertama kali, badan terasa lebih ringan, pikiran lebih fresh,” tuturnya.
Meski demikian, ia menilai masih terdapat tantangan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk donor darah, terutama terkait kurangnya informasi mengenai prosedur dan tata cara pelaksanaannya. “Mungkin kurangnya informasi ataupun cara atau langkah-langkah donor darah. Kebanyakan masyarakat, apalagi orang yang terbilang berumur, pasti bingung atau tidak tahu cara untuk donor darah karena kurangnya informasi ataupun kurang update,” jelasnya.
Ia juga menilai peringatan Hari Donor Darah Sedunia memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran publik. Menurutnya, momentum tersebut dapat memunculkan rasa ingin tahu dan mendorong masyarakat untuk mencoba mendonorkan darah.
“Menurut saya sangat penting, karena dengan adanya hari peringatan seperti Hari Donor Darah Sedunia, sebagian masyarakat lebih terbuka atau ada rasa penasaran ataupun ingin melakukan donor darah. Contohnya seperti saya yang karena pernah dengar tentang donor darah akhirnya ada rasa ingin ataupun penasaran dan akhirnya melakukan donor darah,” ujarnya.
Guna Arta mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk tidak ragu menjadi pendonor darah. “Buat masyarakat yang bisa memenuhi syarat untuk donor darah, kalau bisa ayo donor darah, karena selain saling membantu itu juga baik untuk kita sendiri,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....