PLN UP2D Bali Siagakan Sistem Distribusi Listrik untuk Dukung Kelancaran PKB XLVI
- 13 Jun 2026 12:50 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali memastikan keandalan sistem distribusi tenaga listrik selama pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026. Sebanyak 27 personel disiagakan guna menjaga pasokan listrik tetap andal selama agenda budaya terbesar di Bali tersebut berlangsung.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengatakan keandalan sistem distribusi menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan PKB, terutama pertunjukan yang mengandalkan sistem pencahayaan dan tata suara.
“PKB merupakan agenda budaya yang sangat penting bagi Bali. Karena itu kami berupaya memastikan seluruh pertunjukan, khususnya yang menggunakan sistem pencahayaan dan tata suara, dapat berlangsung dengan aman dan nyaman tanpa terganggu oleh pasokan listrik,” ujar Petrus, Kamis 11 Juni 2026.
Sebagai unit yang bertugas mengatur dan mengendalikan operasi sistem distribusi tenaga listrik di Bali, PLN UP2D memiliki peran strategis dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik melalui pemantauan jaringan secara real time, pengaturan operasi sistem, serta penyiapan langkah antisipatif apabila terjadi gangguan. Untuk mendukung keandalan pasokan selama PKB, PLN telah menyiapkan skema pengamanan sistem distribusi melalui konfigurasi jaringan yang andal dan fleksibel.
Selain itu, berbagai skenario manuver jaringan juga disiapkan guna mengantisipasi gangguan yang berpotensi terjadi pada salah satu bagian sistem. Seluruh kondisi jaringan dipantau secara berkelanjutan melalui Distribution Control Center (DCC) Bali yang beroperasi selama 24 jam.
Melalui pusat kendali tersebut, petugas dapat memantau kondisi jaringan, beban sistem, serta status peralatan distribusi secara langsung sehingga respons terhadap gangguan dapat dilakukan lebih cepat. Menurut Petrus, kesiapan sistem distribusi tidak hanya bergantung pada kondisi infrastruktur, tetapi juga kemampuan pengendalian sistem dan kecepatan dalam melakukan penanganan gangguan.
| Baca juga: PLN Jaga Keandalan Listrik PKB XLVIII 2026 |
“Kami memastikan sistem distribusi memiliki tingkat keandalan yang memadai untuk mendukung kebutuhan kelistrikan selama PKB. Apabila terjadi gangguan pada salah satu penyulang atau jaringan tertentu, UP2D telah menyiapkan skenario pengalihan beban dan langkah penormalan agar pasokan listrik tetap terjaga,” jelasnya.
Selain pengamanan sistem operasi, PLN UP2D Bali juga telah melakukan asesmen terhadap jaringan distribusi dan gardu distribusi yang memasok kebutuhan listrik ke lokasi penyelenggaraan PKB. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan distribusi berada dalam kondisi optimal sebelum kegiatan berlangsung.
Sebanyak 27 personel disiagakan selama pelaksanaan PKB untuk melakukan pemantauan sistem, pengamanan operasi jaringan, serta memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan pasokan listrik. PLN juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan eksternal, seperti cuaca ekstrem, pohon tumbang, gangguan hewan, maupun faktor teknis lainnya yang berpotensi memengaruhi jaringan distribusi.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif agar potensi gangguan dapat diminimalkan sejak dini. Harapannya seluruh rangkaian PKB dapat berlangsung lancar sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati setiap pertunjukan dengan nyaman,” kata Petrus.
Melalui pengawasan jaringan secara berkelanjutan dan pengaturan operasi sistem yang andal, PLN UP2D Bali berkomitmen mendukung suksesnya PKB XLVIII Tahun 2026 sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Pulau Dewata sekaligus daya tarik wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....