Kebakaran Kios Pasar Ijo Gading Jembrana Diduga akibat Korsleting Listrik
- 12 Jun 2026 09:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Insiden kebakaran melanda sebuah kios di kompleks Pasar Ijo Gading, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, pada Kamis 11 Juni 2026. Beruntung api berhasil dipadamkan dengan cepat, dan tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Pramana, mengungkapkan bahwa kebakaran melanda kios milik Ni Made Sastikarani (33) asal Kelurahan Baler Bale Agung, Negara. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.19 WITA ini pertama kali diketahui warga Santori, seorang pedagang yang berjualan di depan TKP.
"Saksi melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam ruko yang dalam kondisi pintu rolling door terkunci. Karena panik dan pemilik ruko tidak ada di lokasi, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkar," ujar Eko Susilo.
Mendapat laporan warga, Regu III Damkar Kabupaten Jembrana yang sedang bersiaga langsung bergerak cepat. Hanya butuh waktu satu menit bagi petugas untuk tiba di lokasi kejadian.
Guna mempercepat proses pemadaman, petugas terpaksa menjebol rolling door kios menggunakan kapak agar air bisa langsung menyasar titik api. Kerja sama taktis antara Regu I, II, dan III Damkar Jembrana akhirnya membuahkan hasil.
"Dalam waktu singkat, yakni sekitar 5 menit, api berhasil dijinakkan secara total sebelum merembet ke kios-kios lain di kompleks pasar," jelasnya.
Sebanyak 4 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, diantaranya, 1 armada tangki merah, 1 armada tangki silver, 1 armada hino tembak dan 1 armada altora. Operasi pemadaman ini menghabiskan sedikitnya 8.500 liter air.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini (nihil), karena kios sedang dalam keadaan kosong. Namun, kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp25 juta.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat korsleting listrik di dalam kios," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....