Unud Dorong Kolaborasi Indonesia dan Australia
- 07 Jun 2026 12:07 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Universitas Udayana bersama Kedutaan Besar Australia dan Konsulat Jenderal Australia di Bali memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Australia melalui penyelenggaraan AussieBanget University Roadshow 2026 bertajuk “Bridging Futures: Youth Leadership, Cultural Exchange and People-to-People Connections in the Australia–Indonesia Relationship”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Perpustakaan Universitas Udayana, Kampus Jimbaran, Selasa, 2 Juni 2026. Menjadi ruang dialog bagi mahasiswa, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas peran pendidikan, pertukaran budaya, serta kepemimpinan generasi muda dalam mempererat hubungan kedua negara.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Universitas Udayana, Prof. Dr. Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM., yang hadir mewakili Rektor Universitas Udayana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Australia, Konsulat Jenderal Australia di Bali, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan dunia yang semakin terhubung dan membutuhkan kolaborasi lintas negara serta lintas budaya.
"Kolaborasi, saling pengertian, dan keterlibatan budaya menjadi faktor penting dalam memperkuat hubungan internasional. Universitas memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki perspektif global, kompetensi lintas budaya, dan kemampuan berkolaborasi untuk menghadapi tantangan masa depan," ujar Prof. Made Sucipta.
Ia menambahkan, Universitas Udayana selama ini telah menjalin berbagai kemitraan dengan institusi pendidikan dan organisasi di Australia melalui program mobilitas mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pertukaran akademik, pengembangan kapasitas, hingga berbagai program kolaboratif yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan inovasi.
Sementara itu, Konsul Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, menegaskan bahwa hubungan Australia dan Indonesia tidak hanya dibangun melalui kerja sama antar pemerintah, tetapi juga melalui hubungan antarmasyarakat yang kuat, terutama di kalangan generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk nyata komitmen Australia dalam memperkuat hubungan tersebut adalah melalui program Australia Awards yang telah lama membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menempuh pendidikan di Australia.
"Hubungan Australia dan Indonesia dibangun melalui koneksi antarmasyarakat yang kuat. Program seperti Australia Awards memberikan kesempatan bagi warga Indonesia untuk belajar di Australia dan membawa perspektif baru yang memperkaya hubungan bilateral kedua negara," kata Jo Stevens.
Jo Stevens juga menyoroti hubungan erat yang telah lama terjalin antara Universitas Udayana dan Australia melalui berbagai kerja sama akademik, mulai dari program gelar ganda, pertukaran mahasiswa, hingga penelitian bersama. Ia menyebut Universitas Udayana sebagai perguruan tinggi pertama di Bali yang memiliki fasilitas Aussie Banget Corner, yang kembali diresmikan pada Januari lalu sebagai pusat informasi mengenai Australia dan peluang pendidikan bagi mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti diskusi panel yang dimoderatori oleh Putu Ayu Asty Senja Pratiwi, Ph.D. Diskusi menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Dr. Kirrilee Hughes, seorang profesional dan peneliti pendidikan internasional yang berpengalaman di kawasan Asia Tenggara, Prof. I Nyoman Darma Putra dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, serta Puteri Indonesia 2022 sekaligus Duta Ubud Writers & Readers Festival, Laksmi DeNeefe Suardana.
Berbagai isu strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari kepemimpinan pemuda, pertukaran budaya, pendidikan internasional, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperkuat hubungan Indonesia–Australia. Para pembicara juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun hubungan bilateral yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Melalui penyelenggaraan AussieBanget University Roadshow 2026, Universitas Udayana dan Konsulat Jenderal Australia di Bali berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk memperluas wawasan internasional, membangun jejaring global, serta berkontribusi aktif dalam memperkuat hubungan Indonesia–Australia melalui pendidikan, budaya, penelitian, dan berbagai bentuk kolaborasi lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....