Kenaikan Dolar AS Berpotensi Memicu Inflasi

  • 06 Jun 2026 14:56 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah kembali menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan tekanan inflasi di dalam negeri. Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa. Pengamat Ekonomi Politik dan Pembangunan Bali, Dr. I Gede Wardana, S.E., M.Si., mengatakan pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara kebijakan moneter, ekspor-impor, dan kebijakan anggaran agar tekanan inflasi dapat dikendalikan.

Menurutnya, ketidakseimbangan pada ketiga sektor tersebut dapat memicu kenaikan jumlah uang beredar dan mendorong harga-harga barang terus meningkat. "Pemerintah perlu menyeimbangkan kebijakan moneter, ekspor-impor, dan anggaran. Jika ketiganya berjalan seimbang, tekanan inflasi dapat dikendalikan, namun ketidakseimbangan dan pengeluaran yang berlebihan berpotensi mendorong kenaikan harga-harga," ujar Dr. I Gede Wardana.

Wardana menjelaskan, penguatan dolar juga dipengaruhi oleh faktor global, salah satunya kenaikan harga minyak dunia. Ketergantungan Indonesia terhadap impor energi menyebabkan setiap kenaikan harga minyak internasional akan berdampak langsung pada biaya impor dan berujung pada kenaikan berbagai harga kebutuhan masyarakat.

"Kenaikan harga minyak dunia turut mempengaruhi perekonomian Indonesia karena kebutuhan energi masih bergantung pada impor. Kondisi ini otomatis berdampak pada biaya impor dan berpotensi mendorong kenaikan harga di dalam negeri," ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola pengeluaran di tengah pelemahan rupiah. Menurutnya, kebutuhan pokok dan sektor pertanian harus menjadi prioritas, sementara konsumsi barang-barang sekunder maupun impor perlu dikurangi.

Selain itu, pemerintah diharapkan memperkuat sektor primer dan pemanfaatan sumber daya dalam negeri guna menjaga stabilitas ekonomi serta menekan laju inflasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....