Koster Gaungkan Semangat Bung Karno

  • 03 Jun 2026 10:26 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali resmi membuka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin, 1 Juni 2026, malam. Peringatan tahun ini mengusung tema Kawya Atma Kerthi yang bermakna Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum ideologis dan kultural untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan masyarakat. “Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum ideologis dan kultural untuk menghidupkan kembali api perjuangan sang proklamator dalam kesadaran kolektif kita bersama,” ujar Koster.

Menurutnya, tema Kawya Atma Kerthi mengandung makna yang mendalam. Tema tersebut mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengenang Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi juga menghadirkan kembali jiwa perjuangannya sebagai energi hidup yang membentuk pikiran, sikap, dan tindakan sehari-hari.

Koster menegaskan bahwa Bung Karno tidak hanya mewariskan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, tetapi juga mewariskan keberanian untuk bermimpi besar, berpikir melampaui zamannya, serta bertindak demi kepentingan rakyat. Dari perjalanan hidup Bung Karno yang penuh tekanan, penjara, dan pengasingan lahir gagasan besar tentang Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Dalam sambutannya, Koster juga menyinggung kedekatan Bung Karno dengan Bali. Menurutnya, Bung Karno menaruh perhatian dan kekaguman yang mendalam terhadap Bali karena dinilai mampu menjaga harmoni antara nilai spiritual, tradisi, dan kehidupan sosial masyarakat.

“Bagi Bali, Bung Karno bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan sumber inspirasi yang hidup dalam kesadaran masyarakat. Nilai-nilai beliau terus bertransformasi dalam pembangunan Bali yang berakar pada kearifan lokal dan berorientasi masa depan,” katanya.

Koster menambahkan semangat perjuangan Bung Karno sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru. Visi tersebut bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya demi mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia secara sekala maupun niskala.

“Semangat inilah yang sejalan dengan visi pembangunan Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” ujarnya.

Rangkaian Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 diisi berbagai kegiatan kreatif dan edukatif, di antaranya lomba cipta puisi, baca puisi, pidato bertema Bung Karno, hingga Lomba Tari Trunajaya yang melibatkan pelajar SMP dan SMA. Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat luas, termasuk pelajar dan mahasiswa.

Melalui rangkaian kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Bali berharap generasi muda semakin memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat karakter, wawasan, dan daya saing sebagai penerus pembangunan Bali di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....