Art & Bali 2026 Hadirkan 21 Seniman Indonesia dan India di Nuanu Creative City
- 29 Mei 2026 18:22 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Tabanan – Art & Bali 2026 yang dipersembahkan oleh Nuanu Creative City resmi mengumumkan 21 seniman, desainer, dan studio yang akan berpartisipasi dalam Annual Curated Exhibition bertajuk “What the Body Remembers”. Pameran yang dikurasi oleh Bandana Tewari sebagai Lead Curator bersama Brina Paska sebagai Assistant Curator tersebut akan dibuka pada 11 September 2026 di Labyrinth Art Gallery, Nuanu Creative City, Bali.
Pameran ini berlangsung bersamaan dengan rangkaian Art & Bali 2026 pada 11 hingga 13 September, dan akan dibuka untuk publik hingga 29 November 2026. Mengusung praktik lintas kriya, tekstil, desain, fashion, seni kontemporer, hingga budaya material, pameran ini dibangun melalui dua benang kuratorial utama yakni “Hand as Archive: Memory, Transmission, and Embodied Knowledge” serta “Routes of Exchange: Migration, Mutation, and Becoming”.
Sebanyak 21 partisipan dari Indonesia dan India akan terlibat, di antaranya Tex Saverio, TOTON The Label, Lulu Lutfi Labibi, Setia Cap Cili, Studio Jeje, hingga Raw Mango x Sanjay Garg dan Chanakya School dari India. Lead Curator Annual Curated Exhibition, Bandana Tewari, mengatakan pameran tersebut berangkat dari memori yang hidup di dalam tubuh melalui gestur tangan, ritme repetisi, dan kecerdasan sentuhan.
“kami menghadirkan praktik-praktik di mana kriya bukan sekadar sesuatu yang dibuat, tetapi sesuatu yang diingat kembali melalui tekstil, fashion, dan desain yang menyimpan kisah tentang pergerakan, devosi, kerja, dan rasa memiliki,” ujar Bandana Tewari.
Ia menambahkan Bali menjadi ruang penting bagi dialog lintas budaya tersebut karena praktik membuat masih hidup melalui ritual, komunitas, dan kesinambungan pengetahuan leluhur. Sementara itu, Director Art & Bali, Kelsang Dolma, menilai pameran tersebut tidak memisahkan seni, fashion, kriya, dan desain ke dalam kategori yang kaku.
“Pameran ini juga mencerminkan ambisi Nuanu Creative City untuk menciptakan ruang bagi pertukaran budaya lintas disiplin dan dialog kreatif jangka panjang di kawasan ini,” katanya. Selain pameran utama, Art & Bali 2026 juga akan menghadirkan presentasi galeri, diskusi publik, pertunjukan, instalasi, hingga program site-responsive yang tersebar di kawasan Nuanu Creative City seluas 44 hektare.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....