Kodam Udayana Gelar Penjamasan Pataka Sambut Hari Bakti

  • 26 Mei 2026 14:40 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Kodam IX/Udayana menggelar prosesi Penjamasan Pataka “Praja Raksaka” di Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri, Blahbatuh, Gianyar pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana.

Prosesi berlangsung khusyuk dan penuh makna spiritual sebagai simbol penyucian serta peneguhan komitmen pengabdian prajurit kepada rakyat, bangsa, dan negara. Penjamasan Pataka juga menjadi tradisi tahunan yang terus dijaga Kodam IX/Udayana.

Kegiatan sakral tersebut dipimpin Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Rangkaian kegiatan diawali ritual Mesegeh Agung, pembukaan selubung Pataka, persembahyangan bersama, hingga renungan suci sebelum selubung Pataka kembali ditutup.

Persembahyangan dipimpin Sulinggih Ida Pedanda Istri Griya Wayahan Buruan dalam suasana hening dan penuh penghayatan spiritual. Tradisi tersebut menjadi momentum refleksi diri bagi seluruh prajurit Kodam IX/Udayana.

Bendesa Adat Kutri, Wayan Wasta, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Kodam IX/Udayana yang terus menjaga tradisi penjamasan Pataka di Pura Durga Kutri. Menurutnya, Kodam IX/Udayana selama ini tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat adat.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang selama ini diberikan kepada masyarakat Desa Adat Kutri. Saya berharap prosesi penjamasan ini berjalan lancar serta membawa kemuliaan bagi Kodam IX/Udayana dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” ungkap Wayan Wasta.

Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda ditegaskan bahwa Penjamasan Pataka Praja Raksaka bukan sekadar tradisi seremonial. Kegiatan tersebut disebut sebagai refleksi spiritual untuk mengobarkan kembali nilai luhur pelindung dan pengayom rakyat.

“Kita bersihkan simbol satuan kita, bersamaan dengan tekad untuk membersihkan hati dan tindakan kita dari segala hal yang dapat mencederai nama baik institusi. Penjamasan ini menjadi pengingat agar semangat kepemimpinan Raja Udayana yang bijaksana, adil, dan mencintai rakyatnya selalu mengalir dalam sanubari prajurit,” tegas Pangdam dalam amanatnya.

Pangdam juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga semangat persatuan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat. Prajurit Kodam IX/Udayana diharapkan tetap profesional, humanis, dan selalu hadir untuk rakyat di tengah dinamika tugas yang berkembang.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan penjamasan Pataka memiliki makna mendalam sebagai representasi pembersihan lahir dan batin prajurit. Tradisi tersebut juga dinilai memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

“Penjamasan Pataka ini adalah komitmen moral kami kepada masyarakat. Kodam IX/Udayana ingin memastikan bahwa setiap prajurit bergerak dengan hati yang bersih untuk mengayomi warga,” ujar Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Sebagai bentuk kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, kegiatan diakhiri penyerahan tali asih kepada pengelola pura. Langkah tersebut menjadi simbol perhatian dan komitmen Kodam IX/Udayana dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Peringatan Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana tahun ini mengusung tema “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian prajurit dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....