Perubahan Iklim Pengaruhi Perkembangan Tikus Pembawa Hantavirus
- 25 Mei 2026 12:57 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Perubahan iklim dan kondisi kebersihan lingkungan dinilai turut mempengaruhi perkembangan tikus yang membawa virus hanta atau hantavirus. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit.
Peneliti Center for Public Health Innovation Universitas Udayana, Ngakan Putu Anom Harjana, S.KM., M.A., mengatakan sejumlah studi menunjukkan perubahan iklim dapat mempengaruhi pola reproduksi dan perpindahan tikus sebagai pembawa virus hanta. “Perubahan iklim ini mempengaruhi pola reproduksi dari tikus dan juga perpindahan tikus. Jadi yang awalnya dingin sekarang menghangat, reproduksi dan perpindahan tikusnya juga berubah,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan iklim juga berdampak terhadap kondisi kebersihan lingkungan. Lingkungan yang kotor dan tidak terjaga dapat menjadi sumber makanan sekaligus tempat berkembang biak tikus.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut secara tidak langsung meningkatkan potensi penyebaran hantavirus di lingkungan masyarakat. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan penyakit.
“Ketika lingkungannya buruk dan kotor, itu menjadi sumber makanan dan tempat berkembang biaknya tikus,” katanya.
Ngakan Putu Anom Harjana menambahkan, masyarakat perlu mewaspadai gejala awal hantavirus agar tidak terlambat mendapatkan penanganan medis. Gejala awal umumnya berupa demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, hingga lemas.
Apabila kondisi semakin berat, penderita dapat mengalami gangguan pernapasan hingga gangguan ginjal. Karena itu, masyarakat diminta segera mengakses layanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi hantavirus.
“Kalau sudah ada gejala-gejala seperti ini, sebaiknya memang sesegera mungkin untuk mengakses layanan kesehatan,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berkembangnya tikus pembawa penyakit sekaligus menekan risiko penyebaran hantavirus di tengah perubahan iklim saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....