Penjualan Kambing Kurban di Bali Diprediksi Stabil
- 25 Mei 2026 13:00 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Penjualan kambing menjelang Hari Raya Iduladha tahun 2026 diperkirakan tetap stabil meski tren penjualan di sejumlah peternak mengalami perbedaan. Permintaan kambing kurban di Bali dinilai masih cukup baik seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Ketua Kelompok Ternak Tunas Jaya, Achmad Khanafi, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum memiliki data pasti terkait tren penjualan kambing tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Namun berdasarkan pemantauan di lapangan, terdapat peternak yang mengalami peningkatan penjualan cukup signifikan.
“Kalau saya survei dengan beberapa teman yang menjual kambing ada yang memang naik drastis penjualannya, tapi ada juga yang dulu bisa jual sampai 200 ekor sekarang belum tembus 100 ekor,” ujarnya.
Menurutnya, Kelompok Ternak Tunas Jaya saat ini memiliki sekitar 30 ekor kambing budidaya yang difokuskan untuk pengembangan bibit dan pembiakan. Selain itu, tersedia kambing potong untuk kebutuhan katering yang rata-rata mencapai 40 hingga 50 ekor per bulan.
Menjelang Iduladha, pihaknya menargetkan penjualan kambing kurban mencapai lebih dari 100 ekor. Bahkan, terdapat kambing super dengan bobot hampir 100 kilogram yang dijual hingga Rp9 juta per ekor untuk permintaan khusus.
“Kami buka harga mulai Rp2,5 juta sampai Rp6 juta. Tapi ada juga kambing super yang harganya sampai Rp9 juta per ekor,” katanya.
Achmad Khanafi menilai meningkatnya penjualan hewan kurban juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam beribadah. Selain itu, kondisi tersebut menunjukkan kemampuan ekonomi masyarakat yang semakin baik.
“Kalau penjualan kurban meningkat otomatis kesadaran beragamanya meningkat. Artinya kemampuan ekonominya juga meningkat dan kami berharap semua lini ikut meningkat,” jelasnya.
Ia berharap permintaan kambing kurban tahun ini terus bertambah sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi peternak lokal menjelang Hari Raya Iduladha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....