Wapres Gibran Ajak Pemuda Muhammadiyah Terlibat Bangun Papua dan Daerah 3T
- 25 Mei 2026 13:17 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengajak kader Pemuda Muhammadiyah untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di wilayah Papua. Ajakan tersebut disampaikan Gibran saat membuka Tanwir II PP Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 di Bali, Kamis, 21 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Gibran mengungkapkan dirinya telah beberapa kali mengunjungi Papua untuk memastikan program pemerintah berjalan hingga ke wilayah terpencil. “Kalau kebetulan saya ditugasi di Papua, saya sudah ke Jayapura, Manokwari, Sorong, Nabire, Timika, terakhir saya juga pernah ke Yahukimo,” ujar Gibran.
Ia mengakui sejumlah wilayah di Papua masih menghadapi tantangan berat, mulai dari akses pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur. “Area yang cukup berat, riskan, masih ada sedikit resistensi, tapi kita tetap nekat ke sana karena kita ingin memastikan program dari Bapak Presiden bisa masuk ke area-area yang terpencil,” katanya.
Karena itu, ia meminta Pemuda Muhammadiyah ikut berkontribusi melalui kegiatan sosial dan pendidikan di wilayah 3T. “Ini saya minta juga teman-teman Pemuda Muhammadiyah, Pak Ketua, Bang Dzulfikar, ini mohon ya lebih sering-sering mengadakan acara atau mengirim teman-temannya ke area-area 3T,” ujarnya.
Gibran juga menyoroti pembangunan rumah sakit di Papua yang saat ini terus digenjot pemerintah. Ia mengatakan hingga 2029 pemerintah menargetkan pembangunan 24 rumah sakit di Papua. “Jadi di tahun ini sampai 2029, ada kalau enggak salah itu 24 rumah sakit yang kita bangun di Papua,” katanya.
Menurutnya, fasilitas kesehatan di Papua kini mulai dilengkapi dengan alat modern agar masyarakat tidak perlu dirujuk keluar daerah. “Tapi sekarang ini sudah ada satu yang terbangun di Papua, di Jayapura, alat-alatnya sudah lengkap. Ada cath lab, ada CT scan, ada MRI, lengkap semua,” ujarnya.
Selain kesehatan, pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan Trans Papua untuk memperlancar distribusi logistik dan menurunkan harga kebutuhan pokok. “Kita tidak ingin BBM mahal di sana, kita tidak ingin sembako mahal. Itu fungsinya harus kita bangun dari ujung sampai ke ujung, terkoneksi semua,” katanya.
Gibran berharap generasi muda Indonesia tidak hanya berfokus bekerja di kota besar, tetapi juga mau mengabdi untuk masyarakat di daerah terpencil. “Jadi saya titip pesan, anak-anak muda jangan hanya di kota saja, jangan hanya di Jakarta saja. Kalau bisa ikut mengabdi ke Papua,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....