PLN UP2D Bali Tingkatkan Kompetensi Operator Command Centre
- 25 Mei 2026 07:50 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – PLN UP2D Bali terus memperkuat kualitas pelayanan kelistrikan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat dan responsif. Salah satu langkah yang dilakukan ialah meningkatkan kompetensi operator command centre melalui program Kampus Yantek berupa pelatihan dan upskilling komunikasi pelayanan.
Kegiatan digelar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi operator sekaligus memperkuat koordinasi penanganan gangguan listrik. Dengan demikian, pelanggan diharapkan dapat memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan menenangkan selama proses penanganan berlangsung.
Operator command centre memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan kelistrikan PLN. Melalui aplikasi PLN Mobile, setiap laporan gangguan pelanggan diterima dan dipantau operator sebelum diteruskan kepada petugas pelayanan teknik di lapangan.
| Baca juga: BKKBN Bali Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan |
Karena itu, kemampuan komunikasi dan ketepatan koordinasi menjadi faktor penting agar proses penanganan gangguan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Selain memantau laporan gangguan, operator command centre juga menjadi penghubung utama antara PLN dan pelanggan dalam menyampaikan perkembangan penanganan gangguan secara responsif dan informatif.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan, mengatakan peningkatan kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Pelanggan saat ini tidak hanya membutuhkan penanganan gangguan yang cepat, tetapi juga informasi yang jelas dan komunikasi yang responsif. Karena itu, operator command centre perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar pelanggan merasa lebih tenang dan nyaman selama proses penanganan berlangsung,” ujar Petrus, Kamis 14 Mei 2026.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi operator juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal sehingga proses dispatch penanganan gangguan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Di Bali, keandalan listrik sangat mendukung aktivitas masyarakat, pariwisata, hingga kegiatan adat dan keagamaan. Karena itu, pelayanan yang cepat dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan,” katanya.
Sementara itu, perwakilan manajemen PT Bumi Sentosa, I Nengah Sumardiyasa, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk membangun pola komunikasi pelayanan yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelanggan.
| Baca juga: Program Maganghub Batch III Resmi Berakhir |
“Peserta tidak hanya dibekali teknik komunikasi pelayanan, tetapi juga pemahaman dalam menghadapi berbagai karakter pelanggan dan situasi layanan secara profesional. Harapannya, operator command centre dapat semakin percaya diri dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, informatif, dan humanis,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, PLN UP2D Bali berharap kualitas pelayanan penanganan gangguan kelistrikan terus meningkat sehingga masyarakat Bali dapat memperoleh pengalaman layanan yang lebih cepat, nyaman, dan terpercaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....