Publik Bingung Jalan Rusak? Bupati Jembrana Buka Suara

  • 21 Mei 2026 13:12 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memberikan klarifikasi mendalam mengenai pembagian wewenang penanganan infrastruktur jalan di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mengedukasi masyarakat agar memahami instansi mana yang bertanggung jawab atas kerusakan di setiap ruas jalan, mulai dari jalur utama hingga gang pemukiman.

Bupati menegaskan bahwa pengelolaan jalan dibagi menjadi empat klaster utama, yakni Jalan Nasional (73 Km), yang membentang dari Gilimanuk hingga Pengeragoan. Pemeliharaan sepenuhnya berada di bawah kendali Balai Jalan Nasional.

Selanjutnya jalan provinsi sepanjang 29 Km, yang meliputi jalur Asahduren hingga Cupel. Penanganan berada di bawah Pemerintah Provinsi Bali.

Sedangkan jalan kabupaten memiliki panjang 103 Km, yang menjadi tanggung jawab penuh Pemkab Jembrana, mulai dari pembangunan, pengaspalan ulang (hotmix), hingga perawatan rutin. Sementara, jalan desa sepanjang 744 Km, dikelola langsung oleh Pemerintah Desa menggunakan alokasi Dana Desa (DD) dan APBDes.

"Bukan berarti karena bukan kewenangan kami lalu tidak ikut campur. Tetap kami koordinasikan, kami konsultasikan, dan kami usulkan," ujar Kembang Hartawan, Rabu 20 Mei 2026.

Merespons keluhan infrastruktur, Bupati Kembang menjelaskan bahwa pengecekan status jalan adalah langkah awal sebelum tindakan diambil. Jika kerusakan terjadi di jalan desa, Pemkab akan langsung mendorong kepala desa setempat untuk mengalokasikan anggaran perbaikan.

Di sisi lain, Pemkab Jembrana mengklaim terus menggenjot perbaikan pada jalur yang menjadi porsi wewenang mereka. Kembang menyebut, pemerintah daerah telah memperbaiki cukup banyak ruas jalan kabupaten dalam beberapa tahun terakhir. Dari total 103 kilometer jalan kabupaten, sekitar 40 kilometer telah diperbaiki sebelumnya.

Sedangkan untuk tahun ini ditargetkan hampir 60 kilometer ruas jalan bisa dikerjakan. "Belum termasuk anggaran perubahan yang nantinya masih bisa kami alokasikan," pungkas Kembang optimis, memastikan komitmennya terhadap pemerataan infrastruktur di Jembrana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....