Belum Ada Vaksin Khusus Hantavirus, PHBS Langkah Pencegahan
- 17 Mei 2026 13:30 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan melakukan langkah preventif untuk mencegah penularan infeksi Hantavirus yang ditularkan vektor tikus. Langkah preventif Perilaku Hidup Bersih dan Sehat – PHBS menjadi prioritas, karena hingga kini belum ada vaksinasi khusus untuk mencegah penularan hantavirus.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Gusti Ayu Raka Susanti kepada RRI.CO.ID di Denpasar menekankan pentingnya PHBS sebagai langkah preventif paling efektif, mengingat virus ini menular melalui kotoran, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi, bukan melalui pernapasan atau droplets seperti Covid19. Ia menyebut, kunci utama pencegahan infeksi Hantavirus yakni PHBS serta menjaga kebersihan lingkungan terutama gudang atau tempat penyimpanan makanan agar terbebas dari tikus.
“Hingga saat ini belum ada vaksinasi untuk hantavirus. Langkah pencegahan saat ini difokuskan pada Perlaku Hidup Bersih dan Sehat dengan memastikan lingkungan rumah tidak menjadi sarang tikus,” ujar dr. Raka Susanti.
Sementara, Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Provinsi Bali Dr.dr. I Wayan Gede Artawan Eka Putra, M.Epid mengatakan, virus hanta memang sudah ada sejak lama, namun hingga saat ini belum ditemukan di Bali. Ia menjelaskan, penularan virus ini zoonosis dari hewan terinfeksi ke manusia dan kecil kemungkinan penularannya dari manusia ke manusia.
“Jika satu kasus saja ditemukan di Bali akan menjadi Kejadian Luar Biasa, mengingat beberapa tahun belakangan belum ada temuan kasus Hanta Virus di Bali,” ujar dr. Artawan Eka Putra.
Berbagai langkah dilakukan Pemerintah untuk mencegah penyebaran hantavirus di Indonesia, karena hingga kini belum ada vakinasinasi penyakit zoonosis tersebut. Selain memprioritaskan PHBS, memperketat pengawasan di pintu masuk internasional dan jalur kedatangan luar negeri juga menjadi salah satu langkah preventif mencegah infeksi hantavirus. Pemerintah pusat bahkan bekerja sama dengan WHO menyiapkan reagen khusus untuk mesin PCR dan rapid test agar deteksi hantavirus dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Tingkat kematian penyakit ini bisa tinggi, sehingga kewaspadaan melalui PHBS menjadi hal krusial yang didukung survailans karena menyangkut isu kesehatan global
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....